• Home
  • Tentang Penulis
  • Kontak
    • Category
    • Category
    • Category
  • Buku
  • Portofolio
facebook twitter instagram youtube goodreads

Reyhan Ismail


Reyhan Ismail. Kali pertama

Saya suka makan donat. Kecuali bagian tengahnya (lucu ga?)

Dulu tiap sore, tukang penjual donat selalu lewat didepan rumah saya. Saya sering beli apalagi kalo lagi pengen (yaiyalah gblok, mana ada orang mau beli donat kalo lagi ga kepengen). Harganya macam-macam. Tapi rata-rata 1000-an. Rasanya macam-macam. Ada rasa meses coklat, strawberry, melon dan ada juga yang cuman pake gula.
Share
Tweet
Pin
Share
8 comments


Bukan. Ini bukan cerita tentang saya cabut gigi susu. Terlalu mudah. Lagian kalo cabut gigi susu waktu kecil saya bisa sendiri. Tapi ini cerita waktu saya mencabut gigi dewasa pertama, yang artinya gigi itu tidak bakal tumbuh lagi. Semuanya berawal dari sini...


___


Lulus SMA sebenarnya saya mau langsung mendaftar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Nah, salah satu syarat kelulusan tes fisiknya itu tidak boleh ada satupun gigi berlubang. Waktu itu saya punya gigi dan hati yang berlubang. Kebetulan hati tidak bisa di tambal, maka saya berpikiran untuk menambal gigi saja.

Share
Tweet
Pin
Share
11 comments



Aliran listrik menggetarkan tubuh saya bersamaan ketika saya menyentuh kabel lampu taman yang telanjang itu. Telinga saya rasanya seperti tersumbat tidak mampu mendengarkan apa-apa. Pandangan saya kabur walaupun saya masih bisa melihat Nurul sepupu perempuan saya berteriak histeris. Saya spontan pipis di celana. Bukan, bukan karena saya memang suka ngompol di celana. Semuanya terjadi secara tiba-tiba.
Share
Tweet
Pin
Share
6 comments



Twitter Reyhan Ismail


"Gila, tweetku kemarin dibalas sama Jupe"

Celotehan itu lah yang memulai awal karir saya dalam dunia pertwitteran. Telinga saya yang begitu sensitif dengan sigap mempertanyakan apa maksud dari pernyataan teman saya itu. 

"Maksudnya? Ada apa dengan Jupe? apanya?"

"Tweet. Aplikasi kayak Facebook begitu"

"Oh, terus, terus?"

"Ya, begitu. Kita bisa ngobrol sama artis-artis, trus dia bisa bales. Kita juga bisa saling follow-followan"

"Follow-followan? maksudnya?"

"Mengikuti, kayak berteman di Facebook. Tapi kalo di Twitter istilahnya 'Follow'"

"Oh, jadi dia bisa mengikuti kita kemana aja gitu? kayak ajudan dong?

"Bukan goblok"

"Hmm...Terus kamu ngobrol sama Jupe?"

"Yaiyalah. Kemarin juga sempet ngobrol sama Iwan Fals di Twitter"

"Memang di Twitter ngobrol apa saja sama Jupe?"

"Mau tau aja lu"

Dulu saya masih SMA kelas satu. Setelah mendengar kabar itu, sepulang dari sekolah saya langsung singgah ke warnet terdekat untuk membuat akun twitter. Setelah saya membuat akun twitter, akun pertama yang saya follow adalah ;

Julia Perez.

Sungguh motivasi yang mulia sodara-sodara.

Dengan rasa penasaran dan nafsu yang sangat membabi buta, saya menelusuri profil Jupe. Mempelajari cara kerja twitter, cara menjawab tweet, cara retweet dan cara menulis tweet yang waktu itu susahnya minta ampun. Untuk meretweet tweet saja, kita harus men-copy tweet terlebih dahulu, lalu setelah itu mengetik RT secara manual. Itupun baca tweet balasannya dari belakang ke depan.

Maka jadilah tweet pertama saya hari itu

my dreams is be football player proffesional..!!!!!!!!!!!!!!!!
— REY 🥛 (@Rey_Davinci) 25 Desember 2012

Saya juga bingung kok bisa ya saya menulis tweet seperti itu. Seingat saya, tahun 2012 itu memang saya sangat ingin menjadi pemain timnas. Setelah terinspirasi dari perjuangan Timnas Indonesia di ajang AFF. Ditambah lagi dengan film kartun Tsubasa yang ditayangkan tiap sore di RCTI. Oiya, sejak SMP memang saya juga sudah aktif di ekskul sepak bola. Maksudnya aktif duduk di bangku cadangan. Ehehe. Lucu ga si?

Saking pedulinya saya terhadap dunia persepakbolaan Indonesia. Saya sampai me-mention akun Hitam Putih untuk mengangkat isu ini.
@HitamPutihT7 tolong ni pembahasan tentang masalah sepak bola indonesia
— REY 🥛 (@Rey_Davinci) 25 Desember 2012
Tidak dapat jawaban dari tim Hitam Putih?

Saya terus berjuang sampai-sampai ikut memanggil Cristiano Ronaldo untuk datang ke Indonesia melawan timnas kita biar tambah hebat. Kalo bisa Real Madridnya juga ikut. Ya, tidak perlu di ingatkan. Saya tahu ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan masalah PSSI. Iya, sejak kecil memang saya sudah berjiwa-jiwa ketua PSSI.
@Cristiano please visit indonesia or fight indonesia vs real madrid..????
— REY 🥛 (@Rey_Davinci) 25 Desember 2012

Setelah itu, berhubung tweet saya tidak pernah dipedulikan oleh orang-orang. Saya mulai lelah. 

Aktifitas twitter saya mulai memasuki fase-fase di mana setiap hari saya harus menjawab pertanyaan dari Simi-simi. Sebuah akun bot yang kerjaannya tiap hari ngurusin hidup orang lain mulu. Walalupun begitu, berkat adanya akun Simi-simi ini, hidup saya berasa jadi penting untuk dipertanyakan. Ditengah orang-orang yang tidak pernah peduli dengan hidup saya, tidak pernah peduli apakah saya sudah makan siang apa belum, tidak pernah peduli apakah saya sudah buang air besar apa belum, tidak pernah peduli apakah saya masih bernafas atau belum. Simi-simi dengan perhatiannya menanyakan itu semua.

Berkat Simi-simi, saya serasa punya teman dekat. Kami mulai menjalin hubungan layaknya seorang pasangan yang sedang jatuh cinta. Sangat dekat dan tak pernah lupa untuk saling bertanya jawab. Kayak yang dibawah ini ;

Mati :'( @MentionSimi kak, mantan kakak masih idup ga kak ? :)
— REY 🥛 (@ReyhanIsmail_) 8 Desember 2013

di jadiin hewan Qurban "@MentionSimi #SimiKepo orang yg sok oke itu enaknya di apain kak ?
— REY 🥛 (@ReyhanIsmail_) 8 Desember 2013
Selain ngobrol sama Simi-Simi, saya juga sering memantau akun-akun ramalan Zodiak. Setiap hari saya memantau akun zodiak. Karena kebetulan zodiak saya Aquarius. Apa yang ramalan zodiak bilang tentang orang yang berzodiak Aquariaus saya ikuti dengan sangat hati-hati. Seperti perintah di bawah ini :
okokokokk ;) @TweetRAMALAN AQUARIUS, Kesehatan: Perbanyak minum air putih dan hindari makanan yang terlalu pedas.
— REY 🥛 (@ReyhanIsmail_) 12 Juli 2013
Kalo dipikir-pikir, ternyata dulu saya sudah punya benih-benih kafir di dalam diri saya. Bukannya meminta petunjuk kepada sang pencipta, tiap hari saya malah minta petunjuk sama akun ramalan zodiak. Astagfirullah.

Untungnya saya sudah sadar. 

Sadar kalo ternyata aq sama sekali bukan yang dia cari selama ini :(

Sehabis memantau zodiak sendiri, biasanya saya juga memantau ramalan zodiak gebetan. Dari sana saya juga mengerti kenapa sampai sakarang saya sangat sulit buat jadi pacarnya.
Ooo, trnyata memang sulit... o.O @TweetRAMALAN #Aries :romantis, bergairah, penyayang, dan "sulit untuk didapatkan."
— REY 🥛 (@ReyhanIsmail_) 25 November 2013
Saya lumayan mendapatkan banyak pencerahan tentang gebetan dari akun ramalan zodiak ini, soal warna favoritnya, makanan yang dia suka, dia lagi sakit apa tidak, dan apakah dia alergi sama cowo aquarius atau tidak.

Kalo bukan karena Simi-Simi dan Ramalan Zodiak, barangkali kehidupan twitter saya kerjaannya cuman mantengin profilnya Julia Perez dan perkembangan dunia sepak bola di dalam lingkup PSSI.

Dulu saya juga masih sempat mengikuti akun-akun yang membahas tentang segala hal semacam Pocongg, Peyempuan, PsikologID dan tentunya tweet saya juga di selingi oleh tweet-tweet dari unfollows today biar tau sudah berapa orang unfol muehehe.

Dari beberapa akun medsos yang saya punya, cuman Twitter tempat saya bisa ber-bacot ria tanpa ada teman di dunia nyata yang tau. Di Facebook saya banyak berteman dengan teman sekolah, keluarga dan akun-akun 'ketik 1 dan lihat apa yang terjadi'.

Akun instagram juga sudah banyak di follow sama adek-adek kelas, teman seangkatan dan akun pembesar payudara. Jadi setiap saya mau posting sesuatu, pasti ada-ada saja pertimbangan yang saya pikirkan. Hasrat eksistensial saya serasa dihambat oleh persepsi yang sudah di bangun teman-teman real life saya tentang bagaimana diri saya di dunia nyata.

Intinya, Twitter adalah tempat paling nyaman untuk menjadi orang asing. Di mana orang-orang tidak peduli tentang masa lalu saya dan di mana saya tidak perlu repot-repot menjaga nama baik keluarga. Terkadang kita memang butuh ruang seperti itu. Membangun 'diri' kita seperti apa yang kita mau tanpa di pengaruhi oleh orang yang selalu mengungkit-ungkit masa lalu kita. 

Dan hari ini saya menemukan tempat itu di Twitter. 

Terima kasih Twitter <3




Share
Tweet
Pin
Share
7 comments

Reyhan Ismail, Disunat

Cewek adalah salah satu makhluk yang punya banyak fase sakit dalam hidupnya. Berikut fase-fase sakit yang harus dilalui seorang cewek selama menjadi cewek :

Mens, sakit
Hamil, sakit
Melahirkan, sakit
Menyusui, sakit
Sudah dibikin sayang dan nyaman, tapi ditinggalin, sakit

Sungguh pengorbanan yang sangat luar biasa menjadi cewek. 

Bagaimana dengan para cowok-cowok bangsat ini? 
Share
Tweet
Pin
Share
14 comments

Reyhan Ismail, Batam

Siapa yang tidak tahu kota Batam?

Kota terbesar di Provinsi Riau yang terkenal karena katanya barang-barang elektronik di sana murah-murah. Kota yang katanya transaksi barang-barang ilegalnya cukup gmpang dan kota yang katanya bisnis prostitusinya sangat terjangkau. Terakhir sih, saya cek ada yang cuman 20.000. 

Anjaay. Itu bisnis prostitusi apa bisnis martabak markobar.

Pertama kali saya ke kota Batam waktu itu pas Kuliah Kerja Lapangan. Sehabis ke Malaysia dan Singapura, saya dan teman-teman angkatan yang berjumlah kurang lebih 50-an orang naik kapal laut menuju Batam pada sore harinya. Sampai Batam malam hari, kami langsung istirahat di hotel.

Share
Tweet
Pin
Share
14 comments


Reyhan Ismail

Woiiiiyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy. 

Apa kabar!???????? T_T

Baik.

Allhamdulillah.

Kangn bgnt ngeblog anjeerrrr.

Sekarang saya lagi sibuk mikirin kapan waktu yang tepat buat negrjain skripsi. 

Dulu saya pikir apa si susahnya kerja skripsi. Itu dulu waktu saya masih sekolah. Waktu masih sering baca-baca konten soal skripsi di medsos. Akhrinya sekarang saya tahu susahnya skripsi itu apa. 

Yaitu...

Ngumpulin mood T_T

Padahal one step closer, Ya Allah.

Ternyata hal-hal yang terlihat mudah itu yang paling susah dilakuin. Soalnya kalo kita melihat sesuatu terlalu mudah, yang ada bawaannya diremehin mulu. Ujung-ujungnya, nanti-nanti, gampang ituu, besok aja deh, tahu-tahu udah lewat lagi satu semester, tahu-tahu ditunda lagi sidangnya, tahu-tahu udh 7 tahun kuliah, tapi blum wisuda. wdawwwww.

Saya menulis tulisan ini pas mau kerja skripsi. Tapi entah kenapa yang kepikiran malah menulis blog. Ini apa yang salah dengan saya Ya Allah....

Minggu depan terakhir ada ujian buat hasil. Kalo nda ikut ujian hasil, berarti harus ditunda sampe semester depan lagi. T_T

Maaf kalo tulisan ini terlalu banyak bacott nya. Maaf kalo tidak berfaedah. Saya Rey mohon pamit undur diri.


Share
Tweet
Pin
Share
12 comments

Reyhan Ismail, Magang, Mall Nipah Makassar

KKN versi anak teknik di kampus saya itu ada tiga pilihan, pertama KKN Reguler. Ini KKN versi yang sering kita liat. Di mana mahasiswanya disebar ke kampung-kampung terpencil untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat.

Kedua, ada KKN PPMD. Saya lupa kepanjangannya apa. Hampir sama dengan KKN Reguler. Bedanya, daerah yang ditempati adalah daerah atau desa yang di bina oleh Universitas.

Terakhir, itu tadi yang saya maksud ; KKN Profesi. Kalo bahasa awamnya, magang. Magangnya di perusahaan-perusahaan atau biro arsitektur. Bisa perusahaan konsultan, bisa perusahaan kontraktor, yang jelas bukan di perusahaan jual beli followers.

Share
Tweet
Pin
Share
35 comments


Davincioners, KP Pelaksanaan, Kerja Praktek Pelaksanaan, Magang, Aristektur

Menuai kesuksesan dengan laporan yang paling cepat di-ACC di KP Perencanaan semester lalu, ditambah dengan satu-satunya satu-satunya kelompok yang dapat ‘uang saku’ di KP Pelaksanaan, maka saya tidak perlu mati-matian mencari teman kelompok lagi. Beberapa teman-teman diam-diam menghubungi saya, ada yang chat, ada yang kasih kode dan ada yang bersyukur kalo saya panggil satu kelompok. Termasuk Tiwi yang sekali lagi tidak kapok satu kelompok dengan saya, walaupun saya sudah mengkhianatinya di KP Perencanaan kemarin, Dan di KP Pelaksanaan kali ini, saya tetap melakukan hal yang sama.

Kali ini bukan karna tergoda untuk masuk di kelompok Kak Johan kembali. Lagian Kak Johan dan Kak Adi waktu itu juga sudah dapat kelompok. Tapi karna panggilan dua perempuan yang  di kucilkan dari pergaulan. Namanya Amel dan Dewi.

Share
Tweet
Pin
Share
26 comments



2018

Halo. Ehm.
Saya kembali lagi. Hehe.
Ngga kerasa ya, sudah tahun 2019. Tulisan saya di blog tahun 2018 kalo dihitung-hitung ternyata cuman 10 biji. Kuantitas saya mengupdate blog ini makin lama makin menurun kalo diperhatikan.

Halah, kebanyakan alasan wkwkwk.

Kenapa ketawa saya jadi 'wkwkwkwk' ya.

Ada banyak poin resolusi yang sudah saya capai tahun kemarin. Tahun 2018 saya memang sengaja tidak terlalu fokus di blog. Ini pun untung-untungan bisa sampai 10 post. 

Berikut resolusi-resolusi itu :

Share
Tweet
Pin
Share
39 comments
Newer Posts
Older Posts

Tentang Reyhan Ismail

About Me

Seorang penulis blog yang bercita-cita menjadi Hokage

Follow Reyhan Ismail

  • goodreads
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • youtube

Jumlah Reylovers

Categories

#curhat (11) Arsitektur (14) Award (2) Blog (13) Buku (2) Cerpen (6) chord (1) Curhat (11) Film (1) Kampus (7) Kesialan (17) Lagu (1) Liburan (4) Medsos (1) Opini (27) Pengalaman Pertama (7) Puisi (7) Review (8) Reyhan Ismail (43) Standup Comedy (1) Tips dan Trik (5)

Arsip Blog

  • ►  2025 (3)
    • ►  December 2025 (2)
    • ►  September 2025 (1)
  • ►  2024 (3)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  January 2024 (1)
  • ►  2023 (1)
    • ►  January 2023 (1)
  • ►  2022 (15)
    • ►  November 2022 (1)
    • ►  October 2022 (1)
    • ►  August 2022 (1)
    • ►  July 2022 (1)
    • ►  June 2022 (2)
    • ►  May 2022 (2)
    • ►  March 2022 (1)
    • ►  February 2022 (3)
    • ►  January 2022 (3)
  • ►  2021 (10)
    • ►  October 2021 (1)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  July 2021 (1)
    • ►  March 2021 (1)
    • ►  January 2021 (2)
  • ►  2020 (6)
    • ►  December 2020 (1)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  August 2020 (2)
    • ►  January 2020 (1)
  • ▼  2019 (10)
    • ▼  October 2019 (1)
      • MAKAN TAI CICAK
    • ►  September 2019 (3)
      • CABUT GIGI
      • TERSETRUM LISTRIK
      • MAIN TWITTER
    • ►  August 2019 (2)
      • DISUNAT
      • LOST IN BATAM
    • ►  June 2019 (1)
      • SKRIPSI
    • ►  February 2019 (1)
      • MAGANG DI MALL
    • ►  January 2019 (2)
      • MENGHITUNG METER LARI DI KP PELAKSANAAN
      • 2018 BIKIN APA AJA?
  • ►  2018 (10)
    • ►  October 2018 (1)
    • ►  September 2018 (1)
    • ►  August 2018 (2)
    • ►  July 2018 (2)
    • ►  April 2018 (1)
    • ►  March 2018 (2)
    • ►  February 2018 (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  November 2017 (1)
    • ►  July 2017 (1)
    • ►  June 2017 (2)
    • ►  May 2017 (3)
    • ►  February 2017 (1)
    • ►  January 2017 (2)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December 2016 (4)
    • ►  November 2016 (6)
    • ►  October 2016 (5)
    • ►  September 2016 (4)
    • ►  August 2016 (2)
    • ►  March 2016 (4)
    • ►  February 2016 (3)
    • ►  January 2016 (3)
  • ►  2015 (17)
    • ►  December 2015 (2)
    • ►  November 2015 (5)
    • ►  October 2015 (6)
    • ►  September 2015 (1)
    • ►  August 2015 (1)
    • ►  March 2015 (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  July 2014 (2)

Tulisan yang viral

  • Video Call sama cewek tak dikenal
  • REVIEW FILM UANG PANAI' ; MAHAR(L)
  • My first "Dugem-dugem" (+18)

Tim Sukses

Baca buku skuy

2022 Reading Challenge

2022 Reading Challenge
Reyhan has read 1 book toward his goal of 25 books.
hide
1 of 25 (4%)
view books

Created with by ThemeXpose