• Home
  • Tentang Penulis
  • Kontak
    • Category
    • Category
    • Category
  • Buku
  • Portofolio
facebook twitter instagram youtube goodreads

Reyhan Ismail


bagaimana rasanya tumbuh kembang dikelilingi orang tua yang suportif?
bagaimana rasanya ditemani orang tua di hari pernikahan?

bagaimana rasanya sukses atas pilihan yang kita pilih sendiri?

bagaimana rasanya hidup tanpa tuntutan siapapun?

bagaimana rasanya wisuda ditemani kedua orang tua?

bagaimana rasanya bangun pagi tanpa memikirkan kecemasan hari ini?

bagaimana rasanya didukung atas cita-citamu yang remeh itu?

bagaimana rasanya dikelilingi teman dan sahabat yang saling hormat dan mendukung satu sama lain?

bagaimana rasanya kaya raya tanpa memikirkan ketakutan akan takut gagal?

bagaimana rasanya lepas dari tanggungan orang tua?

bagaimana rasanya lebih sukses dan kaya dari orang tua?

bagaimana rasanya lepas dari kontrol si botak tua?

bagaimana rasanya punya rumah dan mobil hasil dari keringat sendiri?

bagaimana rasanya punya uang satu milyar direkening?

bagaimana rasanya jadi penyanyi dan penulis yang karyanya dikenal dan sukses?

bagaimana rasanya hidup di ibu kota?

bagaimana rasanya hidup abadi dalam karya-karya?

bagaimana rasanya membuktikan ke botak tua kalau saya bisa lebih sukses dari dia?

bagaimana rasanya berkelimpahan agar bisa membantu banyak orang?

bagaimana rasanya keliling dunia?

bagaimana rasanya naik haji dan umrah di makka?

bagaimana rasanya dekat dengan Tuhan?

bagaimana rasanya meyakinkan diri saya kalau saya bisa?
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
beberapa hari setelah saya meninggalkan usaha orang tua.

mobil nabrak. mulai jualan cold pressed juice lagi. buka kelas menulis (yang sampe sekarang belum ada pendaftar). mulai aktif cari info job mc. dan makin banyak ide-ide lain yang ingin saya kerjakan. jualan es kristal, dimsum, jadi supir grab, dll. peluangnya banyak. tinggal menunggu eksekusi saja dan liat mana yang berhasil.

akhir-akhir ini entah kenapa saya selalu merasa takut. takut gagal. takut keputusan yang saya buat kemarin membuat saya menyesal di kemudian hari. takut tidak bisa lebih besar usaha orang tua saya. saya benar-benar takut mengecewakan istri saya dan diri saya sendiri.

beberapa kali kemarahan datang. ia selalu tertuju kepada si botak tua. saya benci ketika harus mengakui bahwa dia masih memiliki kendali penuh atas orang-orang rumah. dengan keadaan yang ketidak warasan yang makin hari, makin jadi. saya takut semuanya jadi hancur. ditambah lagi dengan adik saya yang sekarang jadi pengendali namun nalar nya dimatikan oleh rasa takut.

dari sini, saya masih sering memantau. beberapa keluhan mulai sering terdengar. namun lebih sering suara-suara yang meminta saya untuk bersikap dewasa dan kembali mengelola usaha.

keluarga mama saya mulai sulit memisahkan entitas antara mama saya dan usaha yang ia bangun. mereka melihat ketika saya meninggalkannya, berarti saya juga mengkhianati usaha mama saya. mereka takut ketika usaha yang dibesarkan oleh mama hancur.

selama si botak tua masih di sana, saya masih sulit melihat cahaya terang di ujung sana kecuali kabut gelap. di sisa umurnya yang makin sekarat, yang bisa saya lakukan hanya menunda kerusakan yang ia ciptakan semakin banyak.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Film Headshot, Review film Headshot
Poster Film Headshoot
Sumber
Sutradara : Mo Brothers
Produser : Shinjiro Nishimura, Mike Wiluan, Wicky V. Olindo, Sukhdev Singh
Penulis : Timo Tjahjanto
Pemeran : Iko Uwais, Chelsea Islan, Julie Estelle, Zack Lee, Sunny Pang.
Produksi : Screenplay Infinite Films

SINOPSIS


Headshot bercerita tentang seorang pria (Iko Uwais) yang kehilangan ingatannya setelah terbangun dari koma panjang lalu dirawat dan diberi nama Ishmael oleh seorang dokter yang bernama Ailin (Chelsea Islan). Setelah sadar, satu demi satu ingatannya pun kembali dan mengarahkankannya pada musuh-musuh lama yang brutal dan tak kenal ampun, termasuk Lee (Sunny Pang) yang punya reputasi kriminal dan paling menakutkan. 


REVIEW


Sebelum tayang, kemarin saya memilih untuk menonton nya lebih dulu dalam kesempatan penayangan premier yang kebetulan diadakan dikota Makassar, bersama ketiga pemeran film tersebut, Iko Uwais, Chelsea Islan dan Pak Tarno. Eh, Julie Estelle. Setelah saya menonton filmnya, saya jadi tahu kenapa penayangan premier film ini ditayangkan juga di Makassar. Karna film ini mengandung sedikit unsur Makassar. Lihat saja ditanggal 8 Desember nanti.

Review film Headshot
Diambil dari situs TIFF
Tak beda jauh dari film-film sebelumnya yang bergenre action, Dalam fim Headshot kali ini Iko Uwais memperlihatkan sisi idealismenya yang tinggi untuk lepas dari pengaruh sebuah kelompok kriminal.

Jika dibandingkan dengan film-film Iko Uwais yang terdahulu seperti Merantau, The Raid (Redemption) dan The Raid 2 (Berandal) kemarin, sepertinya film ini sedikit lebih unggul dalam pengambilan gambar dan pengambilan hati penontonnya. 

Unsur romantis dan komedi dalam fim Headshoot kali ini lumayan terasa. Walaupun kadar adegan berantemnya yang sadis tidak sebanyak seperti film action garapan Gareth Evans yang diperankan Iko Uwais.

Review film headshot
Diambil dari situs TIFF
Yang saya suka dari film ini adalah permainan tempo dari adegan ke tiap adegan. Tempo ini juga didukung oleh aransemen musik dan pengambilan adegan ditiap scene-nya.

BACA JUGA : REVIEW FILM ATHIRAH

Bagaimana dengan alur?

Film Headshot ini termasuk mengambil alur maju. Sebagai orang yang lupa identitas, Iko Uwais yang berperan sebagai Ishmael berusaha untuk menemukan kembali siapa dirinya sebenarnya melalui potongan ingatan yang perlahan mulai muncul satu persatu.

Review film Headshot
Diambil dari situs TIFF
Setahu saya, ini film laga pertama yang diperankan Chelsea Islan. Jadi, bagi para fans Chelsea Islan, jangan harap dalam film ini Chelsea akan terlihat anggun dalam film ini, karna wajahnya akan selalu dipenuhi banyak darah dan diperlakukan dengan agak kasar, Chelsea Islan tidak terlalu banyak mendapatkan adegan berantem, tapi dia salah satu alasan, kenapa kita harus menonton film ini sampai habis.

Review film headshot
Diambil dari situs TIFF
Selain Chelsea Islan, ada juga Julie Estelle. Julie lebih punya pengalaman lebih dari Chelsea dalam memerankan film laga. Jadi tidak heran jika dia terlihat piawai melakukan adegan berantem apalagi main pisau-pisau. Dalam film Headshoot ini, Julie tidak pernah sekalipun memakai stuntman. Jadi seluruh adegan berantem, dia yang melakukannya sendiri. Difilm ini Julie juga terlihat sangat seksi. Tidak salah jika film ini dikategorikan film dewasa. Lihat saja aslinya tanggal 8 Desember nanti.

Iko uwais, Review film Headshot,
Diambil dari situs TIFF
Bagaimana dengan Iko Uwais?

Nah, peran Iko disini sangat ditunggu-tunggu oleh penikmat film laga pencak silat internasional termasuk di Toronto Internasional Film Festival kemarin. Sama seperti film sebelumnya. Peran Iko Uwais disini sebagai orang yang DIHAJAR TERUS! Bedanya, dia seakan tidak tahu apa-apa, karna lupa ingatan.

Review film Headshot, Iko Uwais, Pencak silat, Film Headshot
Diambil dari situs TIFF
Selain Chelsea Islan, Iko Uwais dan Julie Estelle. Film ini juga mengambil satu aktor luar asal Singapura. Namanya Sunny Pang, ia memainkan peran sebagai villain (penjahat) yang baik. Ya, silahkan pikirkan sendiri peran sebagai penjahat yang baik itu bagaimana.

BACA JUGA : REVIEW FILM UANG PANAI' 

Overall. Film ini tidak sama dengan film-film laga yang sudah tayang di Indonesia sebelumnya. Film Headshot mempunyai warna dan karakter tersendiri.

SADIS, ROMANTIS DAN LUCU.
Mungkin ketiga kata itu sudah dapat mewakili gambaran saya terhadap film ini.

Sangat direkomendasikan bagi penggemar film action laga yang memacu ketegangan, karna resikonya sepanjang film nafas akan tertahan, alis akan terangkat dan dahi akan mengerut.

Bagi penggemar film romantis. Film ini juga sukses membuat hati tersentuh, membuat kita spontan teriak seperti  ketika Denny Cagur bertanya,

“Bapak kamu penjual lilin ya?”
“Kok tau?”
“Karna kamu telah melelehkan hatiku.”

“Aaaaaaaaa…..”

Dan bagi penggemar film komedi. Walupun kadar komedinya sedikit. Tapi setidaknya film ini akan membuat kita tertawa lalu bertanya “Ini gue harus ketawa apa kaget nih?”

Pada akhirnya film ini mencoba mengajarkan suatu hal yang sangat besar dibanding mencoba mencari tahu bumi ini bulat atau datar.

Apa itu?

SILAHKAN TUNGGU JADWAL TAYANG NYA. 8 DESEMBER 2016!

DON’T MISS IT!

N.B : Teaser film ini juga unik. Teasernya dibagi dua dan dari sudut pandang berbeda, yaitu Ailin (Chelsea Islan) dan Ishmael (Iko Uwais).

Ini dari sudut pandang Ailin sebagai dokter yang berjudul "Who are you?".



Dan yang dbawah ini dari sudut pandang Ishmael. Berjudul "I will find you".


Share
Tweet
Pin
Share
62 comments
Older Posts

Tentang Reyhan Ismail

About Me

Seorang penulis blog yang bercita-cita menjadi Hokage

Follow Reyhan Ismail

  • goodreads
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • youtube

Jumlah Reylovers

Categories

#curhat (17) Arsitektur (19) Award (2) Blog (13) Buku (2) Cerpen (6) chord (1) Curhat (14) Film (3) Kampus (7) Kesialan (18) Lagu (2) Liburan (4) Medsos (1) Opini (27) Pengalaman Pertama (7) Puisi (8) Review (8) Reyhan Ismail (43) Standup Comedy (1) Tips dan Trik (5)

Arsip Blog

  • ▼  2026 (14)
    • ▼  July 2026 (3)
      • waktu
      • free
      • lethologica
    • ►  June 2026 (2)
    • ►  May 2026 (7)
    • ►  April 2026 (2)
  • ►  2025 (3)
    • ►  December 2025 (2)
    • ►  September 2025 (1)
  • ►  2024 (3)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  January 2024 (1)
  • ►  2023 (1)
    • ►  January 2023 (1)
  • ►  2022 (15)
    • ►  November 2022 (1)
    • ►  October 2022 (1)
    • ►  August 2022 (1)
    • ►  July 2022 (1)
    • ►  June 2022 (2)
    • ►  May 2022 (2)
    • ►  March 2022 (1)
    • ►  February 2022 (3)
    • ►  January 2022 (3)
  • ►  2021 (10)
    • ►  October 2021 (1)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  July 2021 (1)
    • ►  March 2021 (1)
    • ►  January 2021 (2)
  • ►  2020 (6)
    • ►  December 2020 (1)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  August 2020 (2)
    • ►  January 2020 (1)
  • ►  2019 (10)
    • ►  October 2019 (1)
    • ►  September 2019 (3)
    • ►  August 2019 (2)
    • ►  June 2019 (1)
    • ►  February 2019 (1)
    • ►  January 2019 (2)
  • ►  2018 (10)
    • ►  October 2018 (1)
    • ►  September 2018 (1)
    • ►  August 2018 (2)
    • ►  July 2018 (2)
    • ►  April 2018 (1)
    • ►  March 2018 (2)
    • ►  February 2018 (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  November 2017 (1)
    • ►  July 2017 (1)
    • ►  June 2017 (2)
    • ►  May 2017 (3)
    • ►  February 2017 (1)
    • ►  January 2017 (2)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December 2016 (4)
    • ►  November 2016 (6)
    • ►  October 2016 (5)
    • ►  September 2016 (4)
    • ►  August 2016 (2)
    • ►  March 2016 (4)
    • ►  February 2016 (3)
    • ►  January 2016 (3)
  • ►  2015 (17)
    • ►  December 2015 (2)
    • ►  November 2015 (5)
    • ►  October 2015 (6)
    • ►  September 2015 (1)
    • ►  August 2015 (1)
    • ►  March 2015 (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  July 2014 (2)

Tulisan yang viral

  • Video Call sama cewek tak dikenal
  • REVIEW FILM UANG PANAI' ; MAHAR(L)
  • My first "Dugem-dugem" (+18)

Tim Sukses

Baca buku skuy

2022 Reading Challenge

2022 Reading Challenge
Reyhan has read 1 book toward his goal of 25 books.
hide
1 of 25 (4%)
view books

Created with by ThemeXpose