• Home
  • Tentang Penulis
  • Kontak
    • Category
    • Category
    • Category
  • Buku
  • Portofolio
facebook twitter instagram youtube goodreads

Reyhan Ismail




Crowde, Reyhan Ismail, Petani, Petani kaya, Sawah, Investasi
Sumber : Dokumentasi Pribadi

Banyak yang beranggapan orang miskin itu orang yang bodoh, orang yang malas bekerja dan orang yang tidak mempunyai kempentesi. Orang miskin bukan berarti mereka bodoh dan malas bekerja. Tanpa di sadari, di sekeliling kita ada sistem dalam sebuah jaringan pekerjaan yang belum di kelola secara baik dan efektif. Sehingga sistem tersebut tidak berpihak pada masyarakat golongan kecil. Seperti itulah yang terjadi pada para petani yang ada di negeri kita. Indonesia.

Petani sampai sekarang masih dipandang sebagai pekerjaan yang identik dengan kemiskinan. Masih banyak dari masyarakat kita yang merasa tidak percaya diri dengan status mereka sebagai petani. Tidak heran, banyak dari para petani ini yang rela banting tulang mengumpulkan uang untuk menyekolahkan anak-anak mereka supaya tidak bernasib sama dengan orang tuanya.
Share
Tweet
Pin
Share
2 comments



Sobatku, Undian, Makassar, Reyhan Ismail
Solusi sederhana menabung di Sobatku

Waktu itu saya diajakin Firman, katanya ada acara seru di Karebosi hari Kamis tanggal 21 Juli. Namanya Sobatku. Awalnya saya mengira acara ini adalah acara senam biasa. Ternyata lebih dari itu. Acara ini adalah yang ke-4 kalinya digelar oleh SOBATKU yang  dilaksanakan di Lapangan Karebosi di Makassar. Hal yang membuat acara ini luar biasa adalah Grand Prizes yang memberikan hadiah utama #menang100JT dan 4 Paket #terbangumroh untuk 4 pemenang. Sobatku juga memberikan hadiah kejutan bagi warga Sulselbar yaitu “PESTA JUTAWAN SULSELBAR” berupa 1 unit Yamaha Aerox dan  ratusan 
hadiah uang tunai, dengan total hadiah mencapai hingga ratusan juta rupiah.

Apa itu Sobatku ?

SOBATKU adalah singkatan dari Simpanan Online Sahabatku. Sebuah aplikasi tabungan online berbasis aplikasi dari KSP Sahabat Mitra Sejati, yang dikenal juga sebagai Sahabat UKM (www.sahabat-ukm.com) yang berkantor pusat di Gedung Sampoerna Strategic  Square. Institusi keuangan yang dipimpin oleh pengurus profesional, terpercaya serta didukung penuh oleh Bank Sampoerna. 

Sobatku dikembangkan untuk menjawab perkembangan financial technology (fintech) dengan berbagai fitur nabung dan transaksi yang mudah, gratis dan praktis. Ditujukan bagi mereka yang tidak sempat ke Bank, dimana setiap orang dapat membuka rekening tabungan dan menikmati layanan layaknya di perbankan dengan menggunakan smartphone. Untuk menabung bisa dilakukan dengan cara transfer bank, transfer sesama SOBATKU, transfer ke nomor HP, dan juga dapat menabung melalui jaringan minimarket Alfamart dan Alfamidi di seluruh Indonesia.

Pada acara tersebut juga diadakan kegiatan Zumba, Senam Maumere, Bazar UKM dan doorprizes menarik bagi yang datang ke acara. Saya sendiri datang ke acara jam sembilan pagi. Tidak sempat ikut Zumba dan Senam Maumere. Soalnya pagi itu memang agak sedikit hujan. Kalo hujan-hujan kan biasanya paling enak buat tidur. Makanya datangnya pas hujan agak mendingan sedikit dan tidurnya agak lamaan sedikit, muehehe.

Sampai di Karebosi, suasana di sana ternyata sangat ramai. Panggung utama di isi dengan penampilan musik band. Sedangkan di depannya masyarakat bisa melihat-lihat Bazaar UKM sambil menunggu undian dimulai.

Sobatku, Undian, Makassar, Reyhan Ismail
Panggung utama


Sobatku, Undian, Makassar, Reyhan Ismail
Bazaar UKM Aksesoris
Undian Grand Prizes SOBATKU di Makassar diadakan agar bisa mendorong 
masyarakat luas untuk bisa mewujudkan impiannya dengan cara menabung di SOBATKU. Ke depannya SOBATKU juga ingin terus dekat dan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat. 

Sobatku, Undian, Makassar, Reyhan Ismail
Masyarakat yang datang

Acara yang diselenggarakan di Kawasan Lapangan Karebosi dan MTC Makassar,  Jl. Ahmad 
Yani, Kota Makassar  ini selain dihadiri oleh Dodong Cahyono selaku Pengawas KSP Sahabat Mitra Sejati,  juga dihadiri oleh Henky Suryaputra selaku perwakilan dari Bank Sahabat Sampoerna sebagai mitra bisnis KSP Sahabat Mitra Sejati serta disaksikan oleh Pejabat Dinas Sosial Kota Makassar, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Polsek Kota Makassar, Notaris, undangan, serta anggota, dan calon anggota KSP Sahabat Mitra Sejati.

  
Sobatku, Undian, Makassar, Reyhan Ismail
Dodong Cahyono, Ketua Pengawas KSP Sahabat Mitra Sejati (bertopi), Henky Suryaputra, Direksi Bank Sahabat Sampoerna (sedang berbicara), dan Bapak Harry Kwenre, Sales & Distribution Head Area East Bank Sahabat Sampoerna, Sampoerna Financial Group (ujung kanan).


Setelah beberapa menit sampai di lokasi dan menyimak apa yang di sampaikan oleh MC. Ternyata Sobatku mengadakan beberapa program paket undian.

Apa saja Program Undian yang ada di SOBATKU?   

Undian Triwulan 

POIN yang dihitung di pengundian Grand Prize 100 JT yang akan digelar pada tanggal 21 April 2018 adalah total POIN SOBATKU selama 3 bulan. Periode pengundian April, akan mendapatkan hadiah Grand Prize berupa Uang Tunai 100 JT + 4 paket hadiah UMROH dan ratusan hadiah dengan total ratusan juta rupiah akan diundi lagi pada bulan April, Juli, dan Oktober 2018 mendatang. Masing-masing berdasarkan akumulasi poin 3 bulan sebelumnya. 

Sobatku, Undian, Makassar, Reyhan Ismail
Pemenang undian uang tunai 100 juta

Undian Bulanan 

Terdapat undian bulanan dimana POIN yang dihitung di undian tersebut adalah poin berdasarkan saldo rata-rata 1 bulan sebelumnya. POIN tersebut masih bisa kamu gunakan untuk menang lagi di periode-periode undian berikutnya. Ada lebih dari 100 pemenang dengan hadiah berupa uang tunai 10jt, 5jt, 1jt, 500rb, dan 100rb, total hadiah senilai ratusan juta yang diundi setiap bulan.

Undian, Sobatku, Reyhan Ismail
Proses pengundian

SOBATKU sangat fair dan memungkinkan siapa saja penggunanya terutama yang level menengah untuk menang undian, karena dengan saldo simpanan/tabungan maksimal Rp. 20 Juta membuat siapa saja yang rajin menabung bisa menang. 
Saat ini SOBATKU telah diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat dengan total pengguna loyal SOBATKU saat ini mencapai 20 ribu pengguna. 

Kemudahan menabung di Sobatku ?

SOBATKU memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memanfaatkan uang nganggur untuk ditabung di SOBATKU dengan berbagai tujuan finansial jangka pendek. Selain itu nasabah akan mendapatkan banyak keuntungan menarik , seperti: 

  MUDAH download aplikasinya melalui Google Play atau App Store 
  Nomor Handphone = Nomor Rekening. Mudah transfer ke teman dengan menggunakan 
nomor HP. Gratis! 
  GRATIS biaya administrasi & TANPA saldo minimal 
  GRATIS biaya beli pulsa* 
  GRATIS tarik tunai di Alfamart/Alfamidi 
  GRATIS transfer antar sesama SOBATKU 
  BIAYA MURAH transfer antar Bank 
  Berkesempatan memenangkan RIBUAN HADIAH TOTAL MILYARAN RUPIAH, berupa undian bulanan dan undian Grand Prize 100 jt + 4 Paket Umrah setiap 3 bulan 
sepanjang tahun. 

Adanya teknologi yang memudahkan dalam proses menabung dan menyimpan uang semacam Sobatku ini membuat saya berpikir. Sepertinya tidak ada hambatan dan halangan lagi bagi anak muda di Indonesia untuk tidak menabung. Daripada uangnya habis dipergunakan dengan sesuatu yang tidak bermanfaat, lebih baik ditabung di Sobatku. Selain bisa membuka kesempatan untuk menang undian, siapatau bisa jadi salah satu pemenang yang bisa terbang umroh. Iya nda ? :)

"SOBATKU adalah solusi bagi setiap orang untuk menabung dan mewujudkan impian menjadi kenyataan. Dengan modal jempol masyarakat bisa mendapatkan berbagai kemudahan menabung dan bertransaksi, serta keuntungan dari program undian yang diselenggarakan setiap bulan dan undian grand prize setiap 3 bulan sekali sepanjang tahun."




Share
Tweet
Pin
Share
27 comments

Air putih dirumah saya banyak. Warnanya bermacam-macam. Kadang warna bening, kadang warna hitam (kalo lagi mati lampu). Dari kecil sampai sekarang saya masih minum air putih. Beda dengan adik-adik saya yang awalnya minum air putih sekarang sudah mulai minum air kobokan. Air kobokan yang mereka minum juga bermacam-macam. Mulai dari air kobokan Rumah Makan Sederhana sampai Rumah Makan Tidak Sederhana (restoran).

Kali ini saya akan mereview segelas air putih yang sudah sering saya minum setiap hari.


Reyhan Ismail, Manfaat air putih, Air putih
Sumber: Disini, sebelah kiri kata "sebelah" dan sebelah kanan kata "Sumber".
Oke, mari kita mulai mereview.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 907 /Menkes/SK/VII/2002, air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.



Share
Tweet
Pin
Share
28 comments

Film Headshot, Review film Headshot
Poster Film Headshoot
Sumber
Sutradara : Mo Brothers
Produser : Shinjiro Nishimura, Mike Wiluan, Wicky V. Olindo, Sukhdev Singh
Penulis : Timo Tjahjanto
Pemeran : Iko Uwais, Chelsea Islan, Julie Estelle, Zack Lee, Sunny Pang.
Produksi : Screenplay Infinite Films

SINOPSIS


Headshot bercerita tentang seorang pria (Iko Uwais) yang kehilangan ingatannya setelah terbangun dari koma panjang lalu dirawat dan diberi nama Ishmael oleh seorang dokter yang bernama Ailin (Chelsea Islan). Setelah sadar, satu demi satu ingatannya pun kembali dan mengarahkankannya pada musuh-musuh lama yang brutal dan tak kenal ampun, termasuk Lee (Sunny Pang) yang punya reputasi kriminal dan paling menakutkan. 


REVIEW


Sebelum tayang, kemarin saya memilih untuk menonton nya lebih dulu dalam kesempatan penayangan premier yang kebetulan diadakan dikota Makassar, bersama ketiga pemeran film tersebut, Iko Uwais, Chelsea Islan dan Pak Tarno. Eh, Julie Estelle. Setelah saya menonton filmnya, saya jadi tahu kenapa penayangan premier film ini ditayangkan juga di Makassar. Karna film ini mengandung sedikit unsur Makassar. Lihat saja ditanggal 8 Desember nanti.

Review film Headshot
Diambil dari situs TIFF
Tak beda jauh dari film-film sebelumnya yang bergenre action, Dalam fim Headshot kali ini Iko Uwais memperlihatkan sisi idealismenya yang tinggi untuk lepas dari pengaruh sebuah kelompok kriminal.

Jika dibandingkan dengan film-film Iko Uwais yang terdahulu seperti Merantau, The Raid (Redemption) dan The Raid 2 (Berandal) kemarin, sepertinya film ini sedikit lebih unggul dalam pengambilan gambar dan pengambilan hati penontonnya. 

Unsur romantis dan komedi dalam fim Headshoot kali ini lumayan terasa. Walaupun kadar adegan berantemnya yang sadis tidak sebanyak seperti film action garapan Gareth Evans yang diperankan Iko Uwais.

Review film headshot
Diambil dari situs TIFF
Yang saya suka dari film ini adalah permainan tempo dari adegan ke tiap adegan. Tempo ini juga didukung oleh aransemen musik dan pengambilan adegan ditiap scene-nya.

BACA JUGA : REVIEW FILM ATHIRAH

Bagaimana dengan alur?

Film Headshot ini termasuk mengambil alur maju. Sebagai orang yang lupa identitas, Iko Uwais yang berperan sebagai Ishmael berusaha untuk menemukan kembali siapa dirinya sebenarnya melalui potongan ingatan yang perlahan mulai muncul satu persatu.

Review film Headshot
Diambil dari situs TIFF
Setahu saya, ini film laga pertama yang diperankan Chelsea Islan. Jadi, bagi para fans Chelsea Islan, jangan harap dalam film ini Chelsea akan terlihat anggun dalam film ini, karna wajahnya akan selalu dipenuhi banyak darah dan diperlakukan dengan agak kasar, Chelsea Islan tidak terlalu banyak mendapatkan adegan berantem, tapi dia salah satu alasan, kenapa kita harus menonton film ini sampai habis.

Review film headshot
Diambil dari situs TIFF
Selain Chelsea Islan, ada juga Julie Estelle. Julie lebih punya pengalaman lebih dari Chelsea dalam memerankan film laga. Jadi tidak heran jika dia terlihat piawai melakukan adegan berantem apalagi main pisau-pisau. Dalam film Headshoot ini, Julie tidak pernah sekalipun memakai stuntman. Jadi seluruh adegan berantem, dia yang melakukannya sendiri. Difilm ini Julie juga terlihat sangat seksi. Tidak salah jika film ini dikategorikan film dewasa. Lihat saja aslinya tanggal 8 Desember nanti.

Iko uwais, Review film Headshot,
Diambil dari situs TIFF
Bagaimana dengan Iko Uwais?

Nah, peran Iko disini sangat ditunggu-tunggu oleh penikmat film laga pencak silat internasional termasuk di Toronto Internasional Film Festival kemarin. Sama seperti film sebelumnya. Peran Iko Uwais disini sebagai orang yang DIHAJAR TERUS! Bedanya, dia seakan tidak tahu apa-apa, karna lupa ingatan.

Review film Headshot, Iko Uwais, Pencak silat, Film Headshot
Diambil dari situs TIFF
Selain Chelsea Islan, Iko Uwais dan Julie Estelle. Film ini juga mengambil satu aktor luar asal Singapura. Namanya Sunny Pang, ia memainkan peran sebagai villain (penjahat) yang baik. Ya, silahkan pikirkan sendiri peran sebagai penjahat yang baik itu bagaimana.

BACA JUGA : REVIEW FILM UANG PANAI' 

Overall. Film ini tidak sama dengan film-film laga yang sudah tayang di Indonesia sebelumnya. Film Headshot mempunyai warna dan karakter tersendiri.

SADIS, ROMANTIS DAN LUCU.
Mungkin ketiga kata itu sudah dapat mewakili gambaran saya terhadap film ini.

Sangat direkomendasikan bagi penggemar film action laga yang memacu ketegangan, karna resikonya sepanjang film nafas akan tertahan, alis akan terangkat dan dahi akan mengerut.

Bagi penggemar film romantis. Film ini juga sukses membuat hati tersentuh, membuat kita spontan teriak seperti  ketika Denny Cagur bertanya,

“Bapak kamu penjual lilin ya?”
“Kok tau?”
“Karna kamu telah melelehkan hatiku.”

“Aaaaaaaaa…..”

Dan bagi penggemar film komedi. Walupun kadar komedinya sedikit. Tapi setidaknya film ini akan membuat kita tertawa lalu bertanya “Ini gue harus ketawa apa kaget nih?”

Pada akhirnya film ini mencoba mengajarkan suatu hal yang sangat besar dibanding mencoba mencari tahu bumi ini bulat atau datar.

Apa itu?

SILAHKAN TUNGGU JADWAL TAYANG NYA. 8 DESEMBER 2016!

DON’T MISS IT!

N.B : Teaser film ini juga unik. Teasernya dibagi dua dan dari sudut pandang berbeda, yaitu Ailin (Chelsea Islan) dan Ishmael (Iko Uwais).

Ini dari sudut pandang Ailin sebagai dokter yang berjudul "Who are you?".



Dan yang dbawah ini dari sudut pandang Ishmael. Berjudul "I will find you".


Share
Tweet
Pin
Share
62 comments


KEHIDUPAN DI KOTA MAKASSAR ITU PADAT!
Sepadat jalan kenangan…kita saling bergandeng tangan…sepadat jalan kenangan…

Oke. Spot! Eh, Stop!
Kenapa kehidupan di kota Makassar itu padat?
Karna adanya laju urbanisasi yang makin tahun makin meningkat!

Urbanisasi itu apa Rey?
Menurut abangku Wilkipedia, Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Contohnya kayak perantau yang merantau dari desa ke kota begitu.

Oo, berarti kamu termasuk juga dong Rey?

Iya, saya juga termasuk. INI SIAPA SIH NANYA-NANYA!?

Ini kan saya Rey, si Han, diri kamu sendiri. Saya tanya supaya tidak kehilangan ide.

Oiya, makasih ya Han, sekarang mood ku kembali lagi.

-R-

Oke, mari kita lupakan sejenak percakapan Rey dan Han.

Kota itu identik dengan kepadatan penduduk. Bayangkan saja, tiap tahun akan ada ratusan bahkan dibuan calon mahasiswa yang akan datang ke kota ini untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas. Hal ini tidak sebanding dengan kepulangan penduduk yang dari kota ke desa dikarenakan banyaknya mahasiswa yang memilih menjadi abadi dikampus mereka masing-masing.

Masalahnya berdampak pada lahan tempat tinggal yang semakin tahun semakin meningkat drastis. Jadi jangan heran, harga tanah dikota-kota besar itu Allhamdulillah :)

Saya sendiri punya tempat tinggal sendiri. Bukan dikos. Bukan juga di apartemen. Saya tinggal dirumah hasil warisan kakek saya yang diberikan kepada Bapak kamu, eh Bapak saya. Sebelum saya tinggal disana, rumah itu dulunya dikontrakkan. Tapi semua itu berubah ketika Mr. Rey datang. Semua barang dan perabot milik pengontrak rumah, digusur semua, muahahaha.

Bagaimana dengan teman kampus saya yang lain?

Sewajarnya mahasiswa yang bertempat tinggal, paling di kos, rumah keluarga, asrama, bahkan terakhir saya cek ada yang tinggal di kolong jembatan, dibawah flyover, dibawah meja saya juga ada ini…lagi kayang dia, katanya stress mikirin tempat tinggal.

Percayalah, tempat menginap yang biasanya dicari kebanyakan villagers (warga) adalah yang paling strategis, murah, fasilitas yang lengkap dan berbentuk penginapan. Karna biasanya juga ada yang berbentuk penginapan, fasilitas lengkap, harganya murah dan tempatnya strategis, tapi tidurnya malah diluar.

Tidak ada bedanya kan sama teman saya yang tidur dibawah flyover?

Jadi solusi nya apa Rey?

Jadi begini Han, EH, KOK MALAH WAWANCARA LAGI!? BUBAR. BUBAR!

Jadi begini teman-teman, sebagai teman yang berbakti pada teman. Saya mau menawarkan solusi buat teman-teman supaya terhindar dari sebutan perantau liar kayak si Han.

Apa itu?

Nah, kebetulan kemarin jam 15.43 WITA lewat sepersekian detik, diwaktu hujan, dan saya belum makan. Saya secara sengaja menemukan sebuah website yang GOKIL! Saking GOKILnya GOKILnya malah abiss…jadinya website ini GOKIL ABIS!

Nama websitenya adalah serumah.com, diliat dari namanya saya serasa mau ninggalin rumah yang saya tinggali sekarang terus cari penginapan di serumah.com.




Apa itu serumah.com? serumah.com adalah platform yang menghubungkan pengguna untuk mencari teman sekamar dan berbagi kamar. Mereka yang ingin berbagi kamar sewa (sharing room rent) bisa mengiklankan kamar mereka di Serumah dan mencari roommate disini.

Jadi, tujuan sebenarnya dari platform ini adalah untuk menghubungkan mereka yang membutuhkan teman untuk berbagi biaya sewa pada sebuah penginapan. Contohnya si Han yang tidak sanggup membayar keseluruhan biaya penginapan/kos dll, terus dia memilih si Rey di serumah.com.buat dijadikan teman sekamar, jadi si Han tinggal perlu membayar setengah biaya penginapan terus setengah nya lagi dibayar sama si Rey. Simpel kan?

Murah, fasilitas, tempat strategis, plus teman curhat nya juga dapat!

Eh, tapi bagaimana kalo teman sekamar kita merokok?

Tenang, di serumah.com.kita bisa mengatur kriteria teman sekamar kita berdasarkan apa yang kita mau.


Ini salah satu detail penyedia kamar.

Selain mencari roomate, fitur-fitur serumah.com juga menyediakan opsi untuk mencari penginapan yang cocok dengan budget kita, kisaran nya mulai dari 
Rp. 0 - Rp. 10.000.000,-  Harga ini dikhususkan buat kantong mahasiswa dan pekerja muda yang sedang mencari tempat penginapan. Bagaimana? masih kurang?

Fitur serumah.com

Secara umum, selain mencari kamar sewa dan roomate. serumah.com Juga menyediakan layanan iklan gratis untuk setiap member yang telah mendaftar. Jadi, jika teman-teman ingin mencari teman sekamar atau roomate untuk meringankan biaya sewa atau sekedar ingin mengiklankan kamar yang ingin disewakan, bisa lewat fitur iklan gratis ini teman. Lengkap bukan?

Oiya, jangan khawatir jika teman-teman tidak dapat fasilitas yang tidak lengkap, karna di serumah.com  sudah ada detail fasilitas yang ada pada tempat penginapan tersebut. Jadi yang dilakukan cukup buka serumah.com cari kamar, telpon terus nginap deh. Jika beruntung kita bisa satu kamar loh. Muehehe.

So?, Tunggu apalagi? buat angkatan urbanisasi tahun depan, rencanakan penginapan kalian mulai dari sekarang, supaya dapat tempat yang sesuai dengan ekspektasi. Kalo beruntung bisa dapat teman curhat juga loh. Hehehe
Share
Tweet
Pin
Share
18 comments

Khaeriyah Nasruddin
Desain sampul depan
Judul Buku : Risalah Kunang-Kunang
Penulis : Khaeriyah Nasruddin
Penerbit : Penerbit Shofia
Editor /Penyelaras Kata : Fitrawan Umar
Desain cover : Wulan Nugrahaini
Tebal : 91 Halaman.

RINGKASAN BUKU

Buku ini berisi 11 kumpulan cerpen yang dominan didasari dengan latar belakang dan konflik kehidupan kunang-kunang dan pengalaman pribadi penulis. 11 cerpen yang ada dalam buku ini masing-masing berjudul.
  1. Kunang-kunang dalam cerita
  2. Memetik senyum kunang-kunang
  3. Kunang-kunang diujung malam
  4. Kunang-kunang yang mengincup
  5. Malaikat Kunang-kunang
  6. Mata Kunang-kunang
  7. Mimpi Kunang-kunang kecil
  8. Sepasang janji dan Kunang-kunang
  9. Rumah Kunang-kunang
  10. Musim Kunang-kunang
  11. Gadis Kunang-kunang

REVIEW

"Menarilah dalam gelap, karena kau adalah kegelapan itu. Bernyanyilah dalam sunyi, karena kesunyian itu adalah cinta. Mata kunang-kunang itu adalah sayap. Sayap yang membawanya pada pelataran cinta dalam pandang pertama"
Begitulah salah satu kutipan quote yang ditulis oleh Khaeriyah Nasruddin.
Sangat jarang saya menemukan sebuah buku yang mengambil objek kunang-kunang sebagai latar belakang, ide cerita, bahkan sebagai judul. Tentu ini juga menjadi nilai plus buku Risalah kunang-kunang yang membuat nilai nya berbeda dengan buku-buku lain. 

Jika dilihat pada sampul depannya, saya dapat menangkap sebuah makna harapan disana. Dengan warna yang dominan kuning dan orange memberi dorongan kepada pembaca untuk selalu semangat dalam membuka tiap lembarannya. Objek utama dalam sampul depan buku ini adalah sebuah toples yang biasaya dipakai manusia untuk menangkap kunang-kunang yang bercahaya. Memberi kesan segar dan sejuk.

Bagaimana dengan isinya?

Kesebelas kumpulan cerpen yang ada dalam buku ini menyimpan kejutan dan cerita yang berbeda-beda. Racikan kata-katanya yang puitis menjelma menjadi cahaya ditiap lembar kisah yang ditawarkan oleh penulis.

Dari seluruh cerpen yang ada pada buku tersebut saya menyeleksi tiga cerpen favorit versi saya sendiri. Kita mulai dari favorit menuju ke yang paling favorit.


Diurutan ke-tiga saya menempatkan "Rumah kunang-kunang" awalnya saya mengira bagian ini adalah cerita horror versi kunang-kunang. Tapi setelah saya baca untuk kedua kalinya saya masih mengira ini tulisan horror, setelah membaca untuk ketiga kalinya, saya menyimpulkan bahwa ini adalah tulisan yang paling unik dari Khaeriyah Nasruddin. 


Menghadirkan yang sudah tidak ada seakan menjadi ada. Terdengar agak mistis memang. Tapi percayalah, cerita ini memang mistis sangat unik jika dipandang dari sudut pandang yang berbeda. Saya menangkap sebuah ikatan persahabatan yang kuat, sebuah pesan dari seseorang teman yang telah pulang ke "rumah" duluan. Sama dengan "Kunang-kunang diujung malam" twist-nya juga terdapat pada bagian akhir.

Diurutan kedua ada "Malaikat kunang-kunang". Berbeda dengan "Kunang-kunang diujung malam", Malaikat kunang-kunang lebih menunjukkan pesan tentang makna sebuah kebaikan sejati. Dicerita ini saya bahkan tidak tahu siapa nama kunang-kunang yang ada dalam cerita tersebut. 

Memakai sudut pandang orang pertama dan kunang-kunang yang ingin mengakhiri hidupnya, hanya dua orang tokoh yang terlibat konflik dalam cerita kali ini. Tapi makna dan pesan moral yang disajikan sangat dalam, tentang esensi sebuah kebaikan dan pengorbanan. Patut dibaca untuk kalian yang ingin tahu arti sebuah pengorbanan.


Cerita favorit saya yang menduduki peringkat pertama adalah "Kunang-kunang diujung malam". Tokoh utama dalam cerita ini adalah seekor kunang-kunang betina yang bernama Elmira. Dia mempunyai kekasih yang sudah sejak lama pergi meninggalkannya. Sejak sepeninggalan kekasihnya, yang dia lakukan hanya menunggu surat kekasihnya yang dibawa kakek tua petugas pos dipagi hari sambil menghitung butiran embun yang jatuh dideaunan. 


Nah, percakapan Elmira dan kakek petugas pos inilah yang nantinya akan membawa pembaca pada kejutan yang tak terduga. Intinya cerita "Kunang-kunang diujung malam" ini tentang perpisahan, pertemuan, dan kesetiaan.

Sebenarnya semua cerpen yang ada dalam buku ini memiliki keunikan nya masing-masing, hanya saja yang lebih menarik perhatian saya hanya tiga cerpen yang sudah saya uraikan diatas tadi.

Dibeberapa cerpen lainnya, terdapat konflik yang terlalu sederhana, sehingga diakhir paragraf hanya melahirkan sebuah kalimat tanya. Butuh dua atau tiga kali saya membaca tulisan tersebut untuk mengetahui jawabannya. Itupun kalau dapat. Jika tidak, pertanyaan itu saya biarkan menggelinding dipikiran setelah itu saya memilih melanjutkan membaca halaman berikutnya.

Overall, apa yang sudah diracik teman SMA saya ini sangat membuat saya kagum. Sejak duduk dibangku sekolah SMA, dia memang sudah menorehkan sejumlah prestasi tingkat Nasional di bidang tulis-menulis. Oiya, saat ini Khaeriyah Nasruddin juga aktif di FLP (Forum Lingkar Pena) Ranting UIN Alauddin Makassar.

Bagi saya buku "Risalah kunang-kunang" ini adalah awal yang bagus untuk Khariyah Nasruddin melebarkan sayap kunang-kunangnya di dunia kepenulisan. Oiya, ini pendapat saya setelah membaca buku "Risalah kunang-kunang".

"Setelah membaca Risalah kunang-kunang, sepertinya kita patut belajar dari kehidupan seekor kunang-kunang yang masih bersinar walaupun dikekang".
Mungkin hanya itu pendapat yang dapat saya sampaikan untuk buku ini dan untuk Khaeriyah Nasruddin, terus berkarya! Saya sebagai pembaca menunggu buku-buku kamu terpajang di rak bestseller!  Ditunggu karya selanjutnya :)
Share
Tweet
Pin
Share
34 comments



SINOPSIS

Film ini bercerita tentang bagaimana Athirah (diperankan oleh Cut Mini) seorang Ibu yang berjuang keras dalam memenangkan konflik batin yang terjadi dengan suaminya (Arman Dewarti) yang kurang memberikan perhatian terhadap keluarganya bahkan untuk istrinya sendiri.

Di lain pihak, putra sulung Athirah, Ucu' (Christoffer Nelwan) juga harus menghormati ayahnya sendiri walaupun bertolak belakang dengan apa yang ia rasakan. Mampukah Athirah sebagai seorang Ibu, mengatasi konflik dalam keluarga tersebut? Silahkan pesan tiket di bioskop-bioskop kesayangan anda. Mueheheee....


REVIEW

Jika Habibie punya Ainun, maka Jusuf Kalla punya Athirah, ini menunjukkan bahwa dibalik pria yang sukses ada peremupuan yang hebat. Beginilah maksud yang saya tangkap dari persepsi seorang ibu dari pandangan Jusuf Kalla.

Film ini diadaptasi dari buku yang ditulis Alberthiene Endah yang berjudul sama dengan filmnya “Athirah”. Salah satu buku yang terkenal dari Alberthiene Endah selain “Athirah” adalah “Merry Riana” (Mimpi sejuta dollar).


(Sumber: Facebokk Miles Film)
Berlatar belakang tentang adat budaya Bugis Bone dimana Jusuf Kalla dan keluarganya hidup mulai kecil hingga ia dewasa. Tokoh utama dalam film ini adalah Ibu dari Jusuf Kalla sendiri, “Athirah”. Nama itu tak asing dan sering saya dengar hingga sekarang. Bahkan ada sebuah sekolah di Makassar yang bernama “Athirah” dari TK-SMA, yang dibuat oleh bapak Bapak Hadji Kalla (bapak kandung Jusuf Kalla) dan Hadja Athirah (Ibu kandung Jusuf Kalla) atas kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan.

Jika menonton film ini, kita tidak akan merasa bahwa filmnya akan habis. Selalu ada pertanyaan” yang akan membuat kita penasaran dengan bagaimana kelanjutan kisahnya. Bahkan hingga diakhir, kita tidak akan sadar kalo film nya sudah habis.

Dan satu lagi, film ini tidak melulu menceritakan tentang konflik di pihak Athirah, ada beberapa bagian dalam film dimana menceritakan nilai religius dalam keluarga dan kisah asmara Jusuf Kalla dengan istrinya sekarang (Mufidah Jusuf Kalla) hingga kaitan nya dengan seorang Athirah untuk membuat anaknya laku. Hahahh (bagian ini adalah dialog favorit saya)


(Sumber: Facebook Miles Film)

(Sumber: Facebook Miles Film)
Dari sisi pengambilan gambar dari setiap scene yang dekat dengan penonton dan ramah ekspresi, kita akan disuguhi berbagai hal terkait dengan budaya Bugis seperti makanan, tempat, tradisi, pusaka, pakaian, bahkan bahasa. Iya…bahasa yang digunakan dalam film ini berbahasa Bugis Makassar dan logat Bone. Cut Mini yang berperan sebagai Athirah lumayan piawai berlogat Makassar begitupun Christoffer Nelwan yang berperan sebagai Jusuf Kalla kecil. Totalitas para aktor sangat jelas terlihat dalam memerankan setiap bagiannya.

Peran “sarung” tenun sutra khas Sengkang juga tak luput mengambil bagian penting dari film ini. Athirah menjadikan kegiatan menenun sarung sutra sebagai mata pencaharian untuk menghidupi keluarganya.

Oiya, satu lagi. Musik yang mengiring penonton dari tiap adegan ke adegan film adalah musik atau lagu” daerah Bugis Makassar yang lumayan bikin merinding dan tak akan terlupakan.


(Sumber: Facebook Miles Film)
Setahu saya, film “Athirah” ini adalah garapan film berlatar belakang Sulawesi Selatan pertama yang pernah dibuat oleh duo Film maker Riri Reza dan Mira Lesmana. Dimana menjadikan “Athirah” ibunda Jusuf Kalla menjadi objek penceritaan. Dan mungkin juga menjadi film pertama yang mereka buat tentang seorang “Ibu”.

Didalam film ini saya menjadi mengerti dimana peran seorang Ibu sangat amat penting bagi sebuah keluarga. Tentang bagaimana seorang Ibu mengharapkan yang terbaik bagi anak-anaknya, bagaimana ia mengerusi rumah tangga, mengurusi anak”nya dan bagaimana ia melayani suaminya yang bahkan hanya sedikit memberikan perhatian padanya.

(Sumber: Facebook Miles Film)
Film ini bukan tentang sepasang kekasih yang jatuh cinta kemudian didramatisir setengah mati, bukan pula film yang hanya mengandalkan adegan dan dialog yang lucu, bukan juga film yang terkesan mewah dan menghabiskan dana milyaran rupiah untuk produksinya. Lebih dari itu, film sederhana ini mampu membuat kita sadar, bahwa salah satu makhluk yang dapat kita percaya ketika kita tidak bisa percaya lagi dengan manusia adalah seorang Ibu.

Salah satu quote atau kata” bijak yang cukup membekas dibenak saya adalah :
“Hidup memang keras dan butuh perjuangan. Tapi bagi emma’ku Athirah, keluarga adalah yang paling utama. Ia berhasil menemukan kemenangan dengan caranya sendiri.”
Satu lagi film yang menginspirasi garapan Riri Reza dan Mira Lesmana tahun 2016 yang menambah daftar deretan film yang wajib dinonton oleh semua keluarga di tahun ini!

Eiiittttsss....supaya tambah penasaran, nonton trailernya dulu!




Bagaimana? Tertarik? Silahkan atur jadwal...muehehe...


Share
Tweet
Pin
Share
104 comments

SINOPSIS
Film ini berkisah tentang seorang pemuda Bugis-Makassar, Anca (Ikram Noer) yang baru pulang dari perantauan untuk mencari kerja di kota Makassar dan tiba-tiba bertemu kembali dengan mantan kekasihnya Risna ( Nur Fadillah). 

Setelah beberapa tahun berpisah, akhirnya mereka berdua saling jatuh cinta lagi. Anca dengan kondisinya yang masih mencari kerja dengan dibantu kedua sahabatnya Tumming dan Abu, mendadak dimintai oleh risna untuk dilamar.

Punyanya google.
Tetapi semua harapan untuk menikah seakan terbentur oleh mahar atau “Uang panai'” spektakuler sebesar 100 juta lebih yang diminta oleh orangtua Risna yang sedang terbelit oleh hutang. Disinilah dimulai perjalanan panjang , rintangan demi rintangan datang untuk Anca demi memenuhi target “Uang panai'” yang telah dipatok oleh keluarga Risna. Dengan bantuan kedua sahabatnya Tumming dan Abu yang sangat jenius dalam mencari uang.

Pertanyaannya, apakah Anca berhasil memenuhi target “Uang panaik” tersebut?
Tentu saya akan menjawabnya seperti penulis review film yang sewajarnya.
“Silahkan nonton sendiri” :P


-R-

Untuk pertama kalinya saya memposting sebuah review film. Ada hal yang sangat menarik dalam fillm yang akan kita review dibawah ini.

Mungkin dari kita ada yang bertanya-tanya apa arti dari judul film “Uang Panaik”? dalam adat atau tradisi bugis “Uang Panaik” atau “Doi pappenre” adalah uang yang diberikan kepada pihak orang tua dari mempelai perempuan sebagai ganti atau bayaran (harga) untuk meminang anaknya, orang2 biasa menyebutnya “Mahar”.

Baru2 ini salah satu kabupaten di Sulawaesi selatan, tepatnya kota kelahiran saya Pinrang, berhasil memecahkan rekor sebagai pernikahan dengan “Uang Panai'” atau mahar yang paling tinggi. Selengkapnya silahkan baca disini.

Maka dari itu, salah satu pihak rumah produksi dari sineas Makassar Makkita Cinema Production berinisiatif menuangkan isu tersebut kedalam sebuah film.
Sebelum membaca review, silahkan nonton trailernya dibawah ini terlebih dahulu.




REVIEW
Film karya local anak Makassar ini menurut saya berhasil membuat kita tercengang sekaligus six pack (akibat tertawa) dalam durasi dua jam lebih. Latar belakang setiap scene nya tergambar dari beberapa tempat di kota Makassar. Ada di pelabuhan, dilorong (samping bajiki’ store) dan di alam bawah sadar flyover. Tak lupa pula ada rumah panggung adat bugis yang ditonjolkan sebagai latar tempat tinggal pemeran.

Sesuai judulnya, film ini sukses mengkritik tradisi dalam adat bugis yang telah melekat dalam kebudayaan orang bugis dan tentunya bagi sebagian pria yang ingin melamar perempuan bugis patut berpikir dua kali.


Scene Film Uang panai'
Punyanya Halaman Facebooknya Makkita Cinema
screen shoot film uang panai'
Samaji sumbernya dengan poto yang diatas e
Karakter yang paling menonjol di film ini menurut saya adalah Tumming dan Valen Abu, sebelumnya mereka dikenal di Makassar sebagai pegiat video lucu di akun instagram bernama tumming_abu, jadi sepertinya tidak sulit bagi mereka membangun chemistry, menjadi joker dan membuat penonton tertawa ngakak. Jokes-jokes nya sangat orisinil dan alami karna pemakaian bahasa Makassar-nya yang sangat kental.

Adapun tokoh utama pria Anca (Ikram Noer), berperan sangat bijak, dewasa dan menekankan jiwa siri’ (malu) dalam dirinya. Berpasangan dengan Risna yang bersifat ke-ibuan, berambisi dan berani.

Punyanya Halaman Facebooknya Makkita Cinema

Awweh, bilang ka samaji sumbernya.
Perpaduan dari karakter utama diatas, membuat cerita mempunyai warna tersendiri. Kadang sedih, tertawa kadang juga sedih sambil tertawa. Tak kalah dengan karakter orang tua dari Anca dan Risna yang sangat bertolak belakang.

Orang tua Anca berperan sangat lucu, Berbeda dengan orang tua Risna yang selalu membawa ketegangan dalam film. Just info, Sebenarnya ibu dari Anca dalam kehidupan nyata adalah Ibu dari Tumming, tak mau kalah dengan anak nya, ibu dari Tumming juga punya akun instagram bernama mama_tumming.

Alhasil Ibu Anca dalam film "Uang panaik" ini berhasil membuat penonton terbahak2 dengan komedinya yang absurd dan bahasa aliennya. Memang buah jatuh tak jauh dari pohonnya.

Tak kalah dengan pemeran pendukungnya. Salah satu pemeran pendukungnya adalah Cahya Ary Nagara yang cukup terkenal dikalangan anak muda Makassar, salah satu filmnya yang cukup terkenal adalah Hijau Kotak kotak. Selain Cahya, masih banyak lagi pemeran pendukung yang akan mengejutkan penonton diakhir film.


Yang kiri Cahya, kanan Risna.
Tengah saya, jadi bakteri dihanduk.
Dalam hal sponsor, sepertinya dukungan dari pihak sponsor sangat kencang mengalir. Kalo tidak percaya silahkan nonton filmnya sendiri, muehehe.


Janganmi ditanya'
Bagaimana dengan soundtrack atau Ost atau lagu dalam film ini?

Sangat natural, menyentuh dan tenang. Kesannya sangat melakonlis, lagu ini juga dibawakan oleh salah satu band lokal Makassar Dheandra yang berjudul Sendiri, bagi teman-teman yang mau dengar silahkan klik video dibawah ini. Sediakan tisu, mic sama recorder sapatau bisa sekalian cover lagunya, hahah.



Bagaimana? kesannya bisa ditulis dikolom komentar dibawah yaa...

PESAN MORAL
Ada banyak quote-quote menarik dalam film ini, tapi saya hanya merasakan pesan moral yang tersirat dan menancap dalam sanubari ku yang paling dalam, salah satunya yaitu:
Mulai sekarang waktunya kumpul uang panai’ 100 juta untuk menikah nanti!
Saya kira begitulah pesan moral yang saya rasakan.

Adapun quote yang saya ingat, salah satunya pas si Anca lagi down dan diberi semangat dengan kata ini:
"Kopi boleh pahit, hidup mu jangan. Semangat !"

KEKURANGAN
Hanya saja, sewaktu saya nonton di bioskop kesayangan saya, ada beberapa hal yang sedikit mengganggu dan mengurangi efek kejutan dan visual dalam film.

Pertama, ada segerombolan orang yang sama memakai baju film “uang panai'” entah mereka tim atau kru dalam film. Mereka duduk dibelakang saya dan ketika film berlangsung selalu menceloteh2 singkat kelanjutan dari tiap bagian film.Bisa dibilang penonton spoiler lah. Hal ini tentunya mengurangi efek kejutan dalam film karna mereka membocorkan nya dibelakang.

Kedua, dalalm segi visual, menurut pandangan saya sebagai penikmat film, setiap perpindahan scene atau transisi dari film sangat monoton dan terlalu cepat. Seperti kita menonton film superhero, belum puas kita melihat superhero menghajar lawan nya, adegan nya sudah berpindah, coba bayangkan kalo adegan itu dilakukan terlalu sering? Geregetan kan?


-R-

Overall , Saya sebagai orang yang berdarah bugis menyarankan teman-teman baik di sulawesi ataupun di luar sulawesi, pokoknya semua wajib untuk menonton film ini! FILMNYA PECCCCAAAHHHH! KOMEDI? ADA. DRAMA? ADA. PERSAHABATAN? ADA. Yang tidak ada itu jodoh, iya, disini tidak ada jodoh!

Kalo teman-teman mau tau kenapa “Uang panai’” itu sangat sakral dalam setiap lamaran orang bugis, pergi meki’ nonton filmnya (baca: silahkan pergi nonton filmnya). Eiitsss, nonton dibioskop kesayangan bareng kesayangan yang masih disayang-sayang.

INGAT! FILM INI BEKAL UNTUK LAMARAN NANTI!
Waktunya menabung uang panai' Jonnnnssss!!!!


Share
Tweet
Pin
Share
32 comments
Older Posts

Tentang Reyhan Ismail

About Me

Seorang penulis blog yang bercita-cita menjadi Hokage

Follow Reyhan Ismail

  • goodreads
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • youtube

Jumlah Reylovers

Categories

#curhat (17) Arsitektur (19) Award (2) Blog (13) Buku (2) Cerpen (6) chord (1) Curhat (14) Film (3) Kampus (7) Kesialan (18) Lagu (2) Liburan (4) Medsos (1) Opini (27) Pengalaman Pertama (7) Puisi (8) Review (8) Reyhan Ismail (43) Standup Comedy (1) Tips dan Trik (5)

Arsip Blog

  • ▼  2026 (14)
    • ▼  July 2026 (3)
      • waktu
      • free
      • lethologica
    • ►  June 2026 (2)
    • ►  May 2026 (7)
    • ►  April 2026 (2)
  • ►  2025 (3)
    • ►  December 2025 (2)
    • ►  September 2025 (1)
  • ►  2024 (3)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  January 2024 (1)
  • ►  2023 (1)
    • ►  January 2023 (1)
  • ►  2022 (15)
    • ►  November 2022 (1)
    • ►  October 2022 (1)
    • ►  August 2022 (1)
    • ►  July 2022 (1)
    • ►  June 2022 (2)
    • ►  May 2022 (2)
    • ►  March 2022 (1)
    • ►  February 2022 (3)
    • ►  January 2022 (3)
  • ►  2021 (10)
    • ►  October 2021 (1)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  July 2021 (1)
    • ►  March 2021 (1)
    • ►  January 2021 (2)
  • ►  2020 (6)
    • ►  December 2020 (1)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  August 2020 (2)
    • ►  January 2020 (1)
  • ►  2019 (10)
    • ►  October 2019 (1)
    • ►  September 2019 (3)
    • ►  August 2019 (2)
    • ►  June 2019 (1)
    • ►  February 2019 (1)
    • ►  January 2019 (2)
  • ►  2018 (10)
    • ►  October 2018 (1)
    • ►  September 2018 (1)
    • ►  August 2018 (2)
    • ►  July 2018 (2)
    • ►  April 2018 (1)
    • ►  March 2018 (2)
    • ►  February 2018 (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  November 2017 (1)
    • ►  July 2017 (1)
    • ►  June 2017 (2)
    • ►  May 2017 (3)
    • ►  February 2017 (1)
    • ►  January 2017 (2)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December 2016 (4)
    • ►  November 2016 (6)
    • ►  October 2016 (5)
    • ►  September 2016 (4)
    • ►  August 2016 (2)
    • ►  March 2016 (4)
    • ►  February 2016 (3)
    • ►  January 2016 (3)
  • ►  2015 (17)
    • ►  December 2015 (2)
    • ►  November 2015 (5)
    • ►  October 2015 (6)
    • ►  September 2015 (1)
    • ►  August 2015 (1)
    • ►  March 2015 (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  July 2014 (2)

Tulisan yang viral

  • Video Call sama cewek tak dikenal
  • REVIEW FILM UANG PANAI' ; MAHAR(L)
  • My first "Dugem-dugem" (+18)

Tim Sukses

Baca buku skuy

2022 Reading Challenge

2022 Reading Challenge
Reyhan has read 1 book toward his goal of 25 books.
hide
1 of 25 (4%)
view books

Created with by ThemeXpose