• Home
  • Tentang Penulis
  • Kontak
    • Category
    • Category
    • Category
  • Buku
  • Portofolio
facebook twitter instagram youtube goodreads

Reyhan Ismail

Hai kids. This is ur dad. 

Di saat orang-orang diluar sana sedang tren membuat konten seperti ini melalui video, Ayah minta maaf cuman bisa menyampaikannya lewat tulisan.

Hari ini tanggal 01 Januari 2024. Semalam orang-orang baru saja merayakan tahun baru melalui ledakan kembang api, perayaan makan-makan dan tiup terompet. Di malam yang riuh dan jalan-jalan yang ramai, entah kenapa Ayahmu ini memilih pulang ke rumah.

Beberapa jam sebelumnya Ayah berpindah dari tempat ramai satu ke tempat ramai lainnya. Ayah hanya merasa butuh teman. Berpikir bahwa berada di tengah-tengah keramaian akan membuat rasa kesepian itu pergi ternyata salah.

Ayah merasa seperti orang asing di antara sekumpulan orang-orang yang sedang bersuka cita merayakan pergantian tahun. Entah apa yang Ayah sedang cari malam itu.

Ledakan demi ledakan kembang api seperti penanda yang membuka pintu masa lalu. Mengingatkan Ayah akan tahun demi tahun yang ayah lewati dengan jalan sunyi dan perasaan yang sulit ayah definisikan.

Beberapa Minggu yang lalu Ayah melakukan kesalahan. Kesalahan yang Ayah pikir kecil tapi ternyata besar bagi Perempuan yang Ayah anggap akan jadi Ibumu

Saat ini Ayah sedang berdiri diantara jalan berhenti atau berjuang dengan keras kepala. Rasanya cukup melelahkan. Menebak-nebak perasaan orang itu seperti melukis diatas air. Tidak akan pernah selesai-selesai.

Ayah pikir, sepertinya negeri ini harus punya satu kurikulum yang khusus untuk mempelajari perasaan perempuan. Tapi setelah dipikir-pikir, rasanya percuma juga kalau kita tidak punya hubungan jelas seperti Ayahmu dan perempuan yang ayah anggap akan Ibumu itu.

Entah kenapa situasinya jadi benar-benar sesulit ini. Sudah dua minggu berlalu dan dia masih tetap saja begitu.

Ayah lupa kapan terakhir kali merayakan tahun baru dengan perasaan yang cukup. Selalu saja Ayah bersembunyi dibalik topeng riang gembira tapi diam-diam berharap kebahagiaan yang lebih dari hari kemarin.

Saat ini Ayah masih menulis cerita bagaimana Ayah bertemu dengan Ibumu. Sudah banyak draft cerita yang Ayah tulis, tapi endingnya selalu payah. Entah karena Ayah salah orang, entah karena konflik yang Ayah bingung mencari konklusinya, dll.

Di tahun 2024 ini, barangkali akan jadi tahun yang melelahkan. Ini adalah tahun yang mengerikan bagi Nenekmu. Saking mengerikannya Ia menghindarinya dengan cara pergi untuk selamanya.

Tapi ditengah rasa lelah itu, Ayah masih berharap 2024, akan menjadi tahun di mana Ayah akan bertemu Ibumu.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Tentang Reyhan Ismail

About Me

Seorang penulis blog yang bercita-cita menjadi Hokage

Follow Reyhan Ismail

  • goodreads
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • youtube

Jumlah Reylovers

Categories

#curhat (11) Arsitektur (14) Award (2) Blog (13) Buku (2) Cerpen (6) chord (1) Curhat (11) Film (1) Kampus (7) Kesialan (17) Lagu (1) Liburan (4) Medsos (1) Opini (27) Pengalaman Pertama (7) Puisi (7) Review (8) Reyhan Ismail (43) Standup Comedy (1) Tips dan Trik (5)

Arsip Blog

  • ►  2025 (3)
    • ►  December 2025 (2)
    • ►  September 2025 (1)
  • ▼  2024 (3)
    • ►  April 2024 (2)
    • ▼  January 2024 (1)
      • Kid, its 2024!
  • ►  2023 (1)
    • ►  January 2023 (1)
  • ►  2022 (15)
    • ►  November 2022 (1)
    • ►  October 2022 (1)
    • ►  August 2022 (1)
    • ►  July 2022 (1)
    • ►  June 2022 (2)
    • ►  May 2022 (2)
    • ►  March 2022 (1)
    • ►  February 2022 (3)
    • ►  January 2022 (3)
  • ►  2021 (10)
    • ►  October 2021 (1)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  July 2021 (1)
    • ►  March 2021 (1)
    • ►  January 2021 (2)
  • ►  2020 (6)
    • ►  December 2020 (1)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  August 2020 (2)
    • ►  January 2020 (1)
  • ►  2019 (10)
    • ►  October 2019 (1)
    • ►  September 2019 (3)
    • ►  August 2019 (2)
    • ►  June 2019 (1)
    • ►  February 2019 (1)
    • ►  January 2019 (2)
  • ►  2018 (10)
    • ►  October 2018 (1)
    • ►  September 2018 (1)
    • ►  August 2018 (2)
    • ►  July 2018 (2)
    • ►  April 2018 (1)
    • ►  March 2018 (2)
    • ►  February 2018 (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  November 2017 (1)
    • ►  July 2017 (1)
    • ►  June 2017 (2)
    • ►  May 2017 (3)
    • ►  February 2017 (1)
    • ►  January 2017 (2)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December 2016 (4)
    • ►  November 2016 (6)
    • ►  October 2016 (5)
    • ►  September 2016 (4)
    • ►  August 2016 (2)
    • ►  March 2016 (4)
    • ►  February 2016 (3)
    • ►  January 2016 (3)
  • ►  2015 (17)
    • ►  December 2015 (2)
    • ►  November 2015 (5)
    • ►  October 2015 (6)
    • ►  September 2015 (1)
    • ►  August 2015 (1)
    • ►  March 2015 (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  July 2014 (2)

Tulisan yang viral

  • Video Call sama cewek tak dikenal
  • REVIEW FILM UANG PANAI' ; MAHAR(L)
  • My first "Dugem-dugem" (+18)

Tim Sukses

Baca buku skuy

2022 Reading Challenge

2022 Reading Challenge
Reyhan has read 1 book toward his goal of 25 books.
hide
1 of 25 (4%)
view books

Created with by ThemeXpose