Bintang di Minggu pagi
Malam yang tak ramah bagi kesendirian
Malam bertemunya dua insan
Yang saling mengungkap rindu
Didalam bilik aku masih duduk sendiri
Bersandarkan kursi karat
Dibungkus dengan gelap
Bermimpi masih banyak cahaya
Yang lebih dari lilin kecil ini
Menulis bait per bait harapan
Diluar sana orang bersenang-senang
Menghabiskan waktu dengan riang
Tangannya erat saling memegang
Makan malam yang lebih nikmat
Dari mi instan yang kusantap malam ini
Menghangatkan diri satu sama lain
Jauh lebih dari dinginku malam ini
Malam per malam sama saja
Baris per kata dari kesedihan ini
Tak tau harus singgah dimana
Bahkan bintang esok pagi
Tak tau harus mengadu kesiapa.
21 November 2015
Penulis : Muhammad Reyhan Ismail
![]() |



0 comments
Singgah ki' :)