pikiran-pikiran

by - May 05, 2026

beberapa hari setelah saya meninggalkan usaha orang tua.

mobil nabrak. mulai jualan cold pressed juice lagi. buka kelas menulis (yang sampe sekarang belum ada pendaftar). mulai aktif cari info job mc. dan makin banyak ide-ide lain yang ingin saya kerjakan. jualan es kristal, dimsum, jadi supir grab, dll. peluangnya banyak. tinggal menunggu eksekusi saja dan liat mana yang berhasil.

akhir-akhir ini entah kenapa saya selalu merasa takut. takut gagal. takut keputusan yang saya buat kemarin membuat saya menyesal di kemudian hari. takut tidak bisa lebih besar usaha orang tua saya. saya benar-benar takut mengecewakan istri saya dan diri saya sendiri.

beberapa kali kemarahan datang. ia selalu tertuju kepada si botak tua. saya benci ketika harus mengakui bahwa dia masih memiliki kendali penuh atas orang-orang rumah. dengan keadaan yang ketidak warasan yang makin hari, makin jadi. saya takut semuanya jadi hancur. ditambah lagi dengan adik saya yang sekarang jadi pengendali namun nalar nya dimatikan oleh rasa takut.

dari sini, saya masih sering memantau. beberapa keluhan mulai sering terdengar. namun lebih sering suara-suara yang meminta saya untuk bersikap dewasa dan kembali mengelola usaha.

keluarga mama saya mulai sulit memisahkan entitas antara mama saya dan usaha yang ia bangun. mereka melihat ketika saya meninggalkannya, berarti saya juga mengkhianati usaha mama saya. mereka takut ketika usaha yang dibesarkan oleh mama hancur.

selama si botak tua masih di sana, saya masih sulit melihat cahaya terang di ujung sana kecuali kabut gelap. di sisa umurnya yang makin sekarat, yang bisa saya lakukan hanya menunda kerusakan yang ia ciptakan semakin banyak.

You May Also Like

0 comments

Singgah ki' :)