Ditulisan ini saya sama sekali tidak bermaksud
menjelek-jelekkan jurusan dan fakultas lain. Ini hanya dari hasil pengamatan
saya selama dua menit, dalam membanding-bandingkan jurusan arsitektur dengan jurusan dan fakultas lain. Sungguh, tidak ada maksud
untuk mengatakan bahwa jurusan lain lebih mudah menjalani kuliahnya daripada
jurusan kami. Saya menulis ini hanya untuk menghindari orang awam yang
menyamakan semua jurusan dimuka bumi dengan bertanya “Si Mukidi (anak ekonomi)
sudah selesai – 4 tahun – kamu kok belum?”, “Si Ciwang (anak hukum) sudah
selesai – 3,5 tahun – kamu kapan?”, “Si Doel (anak betawi asli) sudah selesai,
kamu jangan malas-malas kuliahnya dong”
Oke, tulisan ini akhirnya dibuat setelah beberapa kali
terusik oleh kamu, perempuan yang terjebak dalam pria yang salah dan untuk kamu
pria yang takut kehilangan jawaban ketika ditanya "Si anu, mana?".
Sebenarnya saya sudah terusik dengan hal ini beberapa tahun
terakhir. Semenjak saya tinggal serumah dengan teman laki-laki yang menurut
pandangan saya, sama sekali tidak menghargai perempuan. Tulisannya saya tulis
disini.
Dua minggu terakhir, sesuatu seperti ini (tanpa saya minta)
datang dan kembali mengusik saya. Saya sebagai orang yang tidak pernah merasa
‘memiliki sesorang’ sepertinya layak untuk mempertanyakan hal ini kepada kamu
yang pernah merasakannya. Saya tahu cinta itu buta, saya tahu jatuh cinta itu
‘tai kucing bisa rasa coklat’ tapi ya, tidak begini juga.
Hari itu saya sangat ingat, hari Rabu 4 Oktober
2017. Hari dimana-Kita sebut saja namanya- Pak Bambang menerima judul “calon”
tugas akhir saya dengan perasaan yang penuh dengan apresiasi.
![]() |
| Sumber : Disini |
Diluar hujan. Gerimis.
Saya duduk didalam kamar, makan biskuit sambil minum susu.
.
Awalnya saya berpikir 'Apa yang dilakukan orang pas lagi makan biskuit sambil minum susu?' dan tiba-tiba gak tau kenapa saya kepikiran buat menulis.
Walaupun saya belum tau mau menulis apa, yang pasti diluar masih gerimis, biksuit dan susu saya juga belum habis. Bentar saya minum seteguk dulu.
Saya mengetik sambil mengunyah biskuit. Kress, kress, kress. Bunyinya saat dikunyah begitu. Sedangkan kalau minum susu, bunyinya Sruupp...., glekk....
Sampai sini saya mulai berpikir 'Enaknya menulis tentang apa ya?'
Bagaimana kalo review biskuit sama susu yang saya telan?
Ide bagus.
Jadi biskuit yang saya makan namanya biskuit Nissin Crispy Crackers. Dibeli sendiri dengan uang orangtua dua hari yang lalu di alfmart. Sedangkan susu yang saya minum sekarang adalah, eh, bukan susu sih, lebih tepatnya Milo coklat panas yang ditaburi dua sendok gula dan setengah air panas diracik dengan tangan sendiri.
Bentar, saya ambil biskuit dulu.
Kayaknya itu saja. Oiya, disamping kiri saya ada buku Manifesto Komunis-nya Karl Marx yang tertumpuk dibawah buku Mein Kampf-nya Adolf Hitler. Sebelah kanan saya ada buku Zikir dan bacaan shalat yang bersampingan dengan buku Kitab lengkap EYD.
Kayak-nya cukup itu saja. Milo saya juga sudah mulai dingin dluar masih gerimis sedangkan biskuit masih banyak.
Dan terakhir, yang disamping kiri saya tadi adalah kebohongan besar, hehe :)
![]() |
| Salah satu contoh pilihan yang berat dalam proses duniawi kita. Makasih ya Ichastasya |
![]() | ||
| Ini, kalo awalan namanya diganti huruf 'S' bisa bikin baper. Makasih ya May
|
Dan masih banyak lagi orang-orang yang mengingatkan saya untuk menulis. Ada teman kampus, dia bilang kalo saya tidak menulis di blog ini hidupnya terasa hampa. Ada teman mimpi, yang katanya kalo saya menulis dua postingan lagi, saya bakalan dapet duit, kalo kerja.
FYI, permintaan diatas diucapkan oleh orang-orang yang tidak memiliki rasa TANGGUNG JAWAB terhadap
generasi penerus bangsa. Mereka sama sekali tidak tahu bahwa satu buah
postingan diblog ini dapat membuang sedikitnya 30 menit waktu sia-sia.
Efek paling
berbahayanya ; DAPAT MENIMBULKAN KEMATIAN!. Kalo dibaca sambil ngemil cangkul.
SAYA TIDAK
MAU ITU TERJADI!
SAYA SAYANG
GENERASI PENERUS KITA!
YA, kecuali kalo postingannya dibayar pake recehan google.
Oke, kembali
ke topik pembahasan. (Bdw, kalo berminat menawarkan saya pekerjaan bisa hubungi
saya lewat email)
Sebenarnya
saya berencana untuk absen menulis diblog ini lebih lama lagi. Alasannya
banyak, salah satunya sibuk ngejar target bacaan, magang, cari pacar, bikin laporan, cari judul dan yang paling utama :
sibuk mencari tau bgaimana caranya jadi jagoan kayak Dilan-nya Pidi Baiq. Terakhir
saya nyoba jadi jagoan sih, malah kayak Kang Adi di novel Dilan-nya Pidi Baiq.
Tekanan dan
permasalahan yang datang semakin hari semakin mendorong saya buat menulis
semuanya kembali diblog ini. Selain karna merasa kesepian, ya, setidaknya
setiap cerita yang saya tulis setelah postingan ini dapat berfaedah buat
pembacanya.
Mungkin itu
saja sih, buat hari ini.
Eniwei, kalo
diliat2 sekarang ini, masih tetap banyak kok blog-blog yang masih tetap aktif
menulis. Ada beberapa blog yang dulu saya kunjungi, sekarang sudah beda. Baik itu dari segi template dan tulisannya yang makin keren. Dan saya sangat salut sama mereka! Dorongan mereka tentunya lebih kuat
(bicara soal dorongan kok saya mlah bayangin orang yang pengen kentut).
Walaupun
sebagiannya lagi juga memilih rehat sejenak atau rehat selamanya, saya tidak
tau. Eniwei, see you in the next post!








