orang tua sukses

by - May 11, 2026


minggu pagi. jualan jus di cfd. gesek mobil orang karena tukang parkir tolol. ladeni orang yang banyak tanya tapi tidak jadi beli. laku cuman beberapa botol. diusir karena tidak punya izin jualan. angkat barang yang lumayan berat. pulang-pulang kepala terbentur dua kali. di tempat helm dan kulkas.

capeknya luar biasa. pulang-pulang tepar langsung tidur.

kabar baiknya sisa jus tadi pagi diborong sama salah satu teman dan allhmadulillah lagi-lagi laku. siangnya lanjut ke maros arkeologi park.

hari minggu kemarin saya merasa mengawali pagi dengan buruk. menjelang siang tiba-tiba dapat kabar baik. kalau di ibaratkan candle stik saham, pagi saya dibuka dengan arb. siangnya langsung ara.

setelah ini, hari minggu mungkin akan jadi hari tersibuk dan melelahkan. rumah yang berbeda. rutinitas yang berubah. dan bapak yang masih terus menyebalkan.

kalau dipikir-pikir, rasanya lebih menyedihkan jadi orang tua yang gagal dibanding manusia yang gagal. manusia yang gagal tidak meninggalkan apa-apa selain kekalahan dan bangkai tubuh yang perlahan membusuk.

orang tua yang gagal, kegagalannya akan terus hidup dalam bentuk anak dan cucu yang dosa-dosa dan doanya akan terus mengikuti dan meminta pertanggung jawaban di akhirat.

saya ingin jadi orang sukses dan orang tua yang sukses. tapi sayangnya hidup kerap kali memaksa kita untuk memilih salah satunya.

kalau harus memilih salah satunya, semoga kesadaran ini akan terus tertinggal sampai saya mati; saya ingin menjadi orang tua yang sukses.

You May Also Like

0 comments

Singgah ki' :)