• Home
  • Tentang Penulis
  • Kontak
    • Category
    • Category
    • Category
  • Buku
  • Portofolio
facebook twitter instagram youtube goodreads

Reyhan Ismail

 

Hari ini gagang pintu di kamar rusak. Saking seringnya dibuka tutup sama bapak buat masuk ke kamar nyalain lampu trus nyuruh solat. Dalam sehari ada kali 20 kali gagangnya dinaik turununin. Padahal tanpa di ingatkan, saya juga solat. Ngga tau kenapa apa-apa kalo disuruh tuh bawaannya males aja. Berasa diatur-atur. Rasanya rumah udah kayak penjara, di mana saya jadi napi yang harus diperintah. Dan orang tua kek penjaga lapas yang kerjaannya cuman nyuruh-nyuruh.

Hari ini kepala rasanya sakit. Mikirin pertanyaan-pertanyaan dan pilihan apa yang kelak akan saya ambil di masa depan. Disuruh ini. Disuruh itu. Kenapa kebanyakan orang tua terlalu suka memproyeksikan mimpi dan harapan mereka kepada anak-anaknya tanpa persetujuan ya.

Ngga ada gunanya Socrates nyiptain "diskusi" ke dalam peradaban. Toh manusia kalo sudah jadi orang tua juga jarang make tools itu buat mendengarkan dan memahami kemauan anaknya.

Makin ke sini saya jadi makin belajar bahwa kehidupan yang ideal tiap orang itu beda-beda. Ada yang pengen hidup seperti ini ada yang seperti itu. Its okey kalo kamu menaruh kehidupan ideal yang kamu yakini itu sebagai alasanmu untuk hidup. Tapi tolong jangan paksakan ide itu masuk ke dalam hidup orang lain tanpa persetujuan.

Itu sama saja kek kamu nganggap mereka binatang yang ga bisa berpikir mana yang baik dan mana yang buruk. Atau memang, saya selama ini cuman dianggap binatang?

Share
Tweet
Pin
Share
1 comments


Lucu sekali rasanya ketika kamu berjuang untuk seseorang dan melakukan hal terbaik yang kamu bisa untuk membuktikan bahwa kamu serius dengan perasaanmu, Lalu suatu hari dia bertanya :

"Kamu serius ngga sama aku?"

Dulu saya kira selama ini Erich Fromm benar, bahwa cinta adalah sebuah tindakan. Kita mencintai seseorang melalui aktfitas. Melalui apa yang kita lakukan untuknya.

Ternyata Erich Fromm salah. Ternyata itu saja tidak cukup.

Malam ini terbukti bahwa seseorang meragukan itu. Tidak peduli seberapa banyak hal yang kamu lakukan untuknya, seberapa lama kamu bertahan dengannya dan seberapa besar perasaanmu kepadanya.

Ketika dia terpancing dengan sesuatu yang datang dari luar. Dia ragu.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Ga berasa.

Mungkin dua kata itu cukup buat mewakili tahun 2020 sampai akhir Desember ini. Ngga banyak yang bisa saya lakuin di tahun ini. Yang banyak cuman rencana yang tertunda. Naskah buku tertunda, rencana ke kampung inggris tertunda, rencana buat lanjut S2 tertunda dan masih banyak lagi.

Apa ya...Keknya ngga ada yang spesial deh.

Pertengahan tahun kemarin saya sempat mengisi waktu luang dengan nge-gym. Hasilnya ngga terlalu maksimal, soalnya cuman 8 bulanan. Abis itu ke Bali.

Ngga ada yang spesial. Satu-satunya achievment yang tercapai adalah reading challange 2020 saya memenuhi target. 25 buku.

Terus tahun ini saya bergabung di komunitas 1000 guru sebagai pengurus di bagian survey dan logistik. Belum sempat merasakan atmosfer yang menyenangkan. Karena dari proses rekrutmen sampai sekarang, kami masih belum pernah bertemu secara tatap mata. Setiap pertemuan cuman di lakukan via zoom.

Tahun 2020 makin gelisah. 

Impian saya yang dari dulu pengen jadi penulis, tiba-tiba tahun ini diserang banyak keraguan. penghasilan dari jadi seorang penulis bisa bikin kita hidup ga ya? kira-kira kalo jadi penulis banyak duitnya ga ya? ntar kalo jadi penulis, bukunya bakal laku ga ya? apa ngga usah jadi penulis aja.

TIba-tiba saya sekarang pengen fokus di profesi arsitek yang sudah jadi konsen pendidikan di s1.

Rasanya cuman pengen realistis aja. Cari pekerjaan yang penghasilan dari jenjang karirnya jelas di masa depan. Menabung, investasi, memulai bisnis dan usaha. Habis itu menikah, punya anak dan jadi orang tua yang baik.

Sederhana banget sebenarnya. Ga perlu jadi kaya-kaya amat. Yang penting semuanya diperhitungkan dan terjamin.

Jadi, kira-kira bakal jadi penulis apa arsitek?

Gatau deh, kita liat aja jawabannya di tahun 2021.

Saya Reyhan Ismail, selamat tinggal 2020. Selamat datang 2021.




Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 

Saya memulai menulis di blog ini kalo ngga salah tahun 2014. Tepat  6 tahun yang lalu. 

Udah lama juga ya. 

Dari sana saya melatih kemampuan menulis. Mulai dari menulis catatan harian, review film, sampai menulis puisi.

Dari blog saya mendapatkan banyak teman. dari Makassar bahkan sampai ke berbagai pulau di Indonesia. Dan sampai sekarang bahkan kami masih sering saling sapa walaupun melalui medsos. 

Blog adalah perjalanan awal saya dalam mencapai mimpi saya sebagai penulis. Sebuah langkah awal yang saya tempuh untuk mengasah diri dan berkolaborasi dengan teman-teman blogger di luar sana.

Walaupun sudah jarang apdet seperti dulu. Saya masih tetap mempunyai keinginan kembali aktif menulis yang telah membesarkan nama saya ini (Apaan dah, sejak kapan nama saya besar)

Sekarang saya lebih sering merintis karir di Twitter dan lagi sibuk-sibuknya merangkai kata demi kata untuk dijadikan buku. Doakan semoga cepat kelar ya.

Pokoknya, sejauh apapun media saya berkarya sekarang, blog adalah tempat semua perjalanan saya di mulai. Selamat hari blogger nasional. Semoga blogger-blogger di luar sana masih bisa menunjukkan eksisternsinya di jaman dengan arus informasi yang serba cepat ini. Bhayy!

Share
Tweet
Pin
Share
1 comments

Ngga kerasa udah bulan Oktober. Yang artinya tinggal dua bulan lagi 2020 udah mau selesai.

2020 ngapain aja ya, kok berasa cepet banget.

Keknya orang-orang tahun ini memang dilatih untuk menjadi introvert.

Saya takutnya abis pandemi selesai, kita jadi lupa caranya untuk bergaul. Lupa bagaimana caranya meet up dengan teman-teman. Lupa bagaimana caranya memulai obrolan dengan teman yang sudah lama tidak kita temui selama pandemi. Dan..

Lupa bagaimana caranya jatuh cinta kembali, setelah dipatahkan berkali-kali.
Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Newer Posts
Older Posts

Tentang Reyhan Ismail

About Me

Seorang penulis blog yang bercita-cita menjadi Hokage

Follow Reyhan Ismail

  • goodreads
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • youtube

Jumlah Reylovers

Categories

#curhat (17) Arsitektur (19) Award (2) Blog (13) Buku (2) Cerpen (6) chord (1) Curhat (14) Film (3) Kampus (7) Kesialan (18) Lagu (2) Liburan (4) Medsos (1) Opini (27) Pengalaman Pertama (7) Puisi (8) Review (8) Reyhan Ismail (43) Standup Comedy (1) Tips dan Trik (5)

Arsip Blog

  • ▼  2026 (14)
    • ▼  July 2026 (3)
      • waktu
      • free
      • lethologica
    • ►  June 2026 (2)
    • ►  May 2026 (7)
    • ►  April 2026 (2)
  • ►  2025 (3)
    • ►  December 2025 (2)
    • ►  September 2025 (1)
  • ►  2024 (3)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  January 2024 (1)
  • ►  2023 (1)
    • ►  January 2023 (1)
  • ►  2022 (15)
    • ►  November 2022 (1)
    • ►  October 2022 (1)
    • ►  August 2022 (1)
    • ►  July 2022 (1)
    • ►  June 2022 (2)
    • ►  May 2022 (2)
    • ►  March 2022 (1)
    • ►  February 2022 (3)
    • ►  January 2022 (3)
  • ►  2021 (10)
    • ►  October 2021 (1)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  July 2021 (1)
    • ►  March 2021 (1)
    • ►  January 2021 (2)
  • ►  2020 (6)
    • ►  December 2020 (1)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  August 2020 (2)
    • ►  January 2020 (1)
  • ►  2019 (10)
    • ►  October 2019 (1)
    • ►  September 2019 (3)
    • ►  August 2019 (2)
    • ►  June 2019 (1)
    • ►  February 2019 (1)
    • ►  January 2019 (2)
  • ►  2018 (10)
    • ►  October 2018 (1)
    • ►  September 2018 (1)
    • ►  August 2018 (2)
    • ►  July 2018 (2)
    • ►  April 2018 (1)
    • ►  March 2018 (2)
    • ►  February 2018 (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  November 2017 (1)
    • ►  July 2017 (1)
    • ►  June 2017 (2)
    • ►  May 2017 (3)
    • ►  February 2017 (1)
    • ►  January 2017 (2)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December 2016 (4)
    • ►  November 2016 (6)
    • ►  October 2016 (5)
    • ►  September 2016 (4)
    • ►  August 2016 (2)
    • ►  March 2016 (4)
    • ►  February 2016 (3)
    • ►  January 2016 (3)
  • ►  2015 (17)
    • ►  December 2015 (2)
    • ►  November 2015 (5)
    • ►  October 2015 (6)
    • ►  September 2015 (1)
    • ►  August 2015 (1)
    • ►  March 2015 (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  July 2014 (2)

Tulisan yang viral

  • Video Call sama cewek tak dikenal
  • REVIEW FILM UANG PANAI' ; MAHAR(L)
  • My first "Dugem-dugem" (+18)

Tim Sukses

Baca buku skuy

2022 Reading Challenge

2022 Reading Challenge
Reyhan has read 1 book toward his goal of 25 books.
hide
1 of 25 (4%)
view books

Created with by ThemeXpose